Program Restrukturisasi Kredit Dinilai Selamatkan UMKM
Selasa, 02 Apr 2024, 09:59 WIBJAKARTA - Direktur Utama PT Persero Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Sunarso memandang kebijakan stimulus restrukturisasi kredit dampak pandemi Covid-19 terbukti telah mampu menyelamatkan sebagian besar bisnis UMKM selama menghadapi pandemi Covid-19 yang mulai meluas di Indonesia pada 2020.
Seperti diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menghentikan restrukturisasi kredit pada 31 Maret 2024, sejalan dengan kondisi perbankan Indonesia saat ini yang memiliki daya tahan kuat.
Melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (1/4), BRI pun menyatakan perseroan turut menyambut baik atas berakhirnya kebijakan tersebut. "BRI juga telah menerapkan langkah antisipatif merespons berakhirnya relaksasi restrukturisasi kredit dampak Covid-19 pada Maret 2023, di mana BRI telah menyiapkan soft landing strategy," kata Sunarso.
Sejak awal pandemi terjadi, menurut Sunarso, BRI mengambil langkah strategis untuk menyelamatkan UMKM yang berpean penting terhadap perekonomian Indonesia. Tercatat UMKM memberikan kontribusi sebesar 60,3 persen dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Selain itu, UMKM menyerap 97 persen tenaga kerja dan menyediakan 99 persen lapangan kerja di Indonesia.
Menurut perseroan, fokus BRI dalam memberdayakan dan membangkitkan aktivitas pelaku UMKM pada saat pandemi menjadi motor kinerja keuangan BRI pada saat itu. Perseroan mencatat, BRI sendiri secara internal sudah tidak menggunakan kebijakan restrukturisasi kredit Covid-19 sejak tahun lalu sebagai upaya untuk penerapan prudential banking.
Sunarso pun optimistis, relaksasi tersebut juga tidak akan berdampak signifikan pada kinerja kualitas kredit maupun kinerja keuangan BRI secara umum. Sebagai antisipasi risiko, BRI juga tetap mengimbangi dengan melakukan pencadangan yang memadai. Tercatat hingga akhir Desember 2022, NPL Coverage BRI berada di level 305,73 persen.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jangan Khawatir! Gumoh pada Bayi Bukan Tanda Anak Anda Sakit, Simak Penjelasannya
-
Survei Ipsos: Keamanan Jadi Faktor Utama Masyarakat Memilih Bank Digital
-
Peringati HAN 2026, BRI Peduli Hadirkan Kegiatan Edukatif di Enam Sekolah Dasar
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Literasi Keuangan Didorong Jadi Fondasi Keberlanjutan Bisnis, 60 Wirausaha Perempuan Ikuti Program Shepreneur
-
Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Lebih Dekat dengan Masyarakat, CIMB Niaga Hadirkan “Ada OCTO Land”, di Blok M Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.