Pemkab Karawang Lakukan Ramp Chek Bus Angkutan Lebaran
Selasa, 02 Apr 2024, 20:20 WIBKARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai melakukan ramp check kendaraan angkutan lebaran di sejumlah perusahaan otobus menjelang musim mudik.
Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Karawang, Herdiansyah di Karawang, Selasa mengatakan, sasaran ramp chek adalah seluruh bus angkutan lebaran di Terminal Klari. Termasuk dilakukan ramp chek di pool bus yang ada di Karawang.
Ia menyampaikan bahwa ramp check bus angkutan lebaran digelar sebagai bentuk upaya mencegah kecelakaan ketika musim mudik berlangsung.
Menurut dia, ramp check dilakukan sebagai upaya identifikasi dini terhadap potensi penyebab kecelakaan lalu lintas sehingga bisa dipastikan kendaraan yang melayani penumpang dalam kondisi laik jalan.
Jika ditemukan terdapat kendaraan yang bermasalah atau dianggap tidak layak jalan, maka akan direkomendasikan agar tidak digunakan sebagai angkutan lebaran dan dilarang beroperasi.
Berdasarkan hasil ramp chek pada musim mudik tahun sebelumnya, seringkali ditemukan lampu kendaraan mati, dan dokumen perjalanan yang tidak lengkap.
"Jadi kalau masalah dokumen itu sudah mutlak, kekurangan dokumen kendaraan secara otomatis kita akan rekomendasikan untuk tidak diberangkatkan. Di terminal nantinya kepala terminal akan memberikan arahan," katanya.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh, mengatakan bahwa ramp chek digelar untuk memastikan semua bus angkutan lebaran dalam kondisi baik dan layak jalan.
Menurut dia, ramp chek penting dilakukan karena bus yang digunakan untuk mengangkut penumpang pada musim mudik lebaran nanti harus benar-benar layak jalan.
"Kondisi kendaraan angkutan penumpang harus benar-benar fit. Begitu juga pengemudi, harus sehat dan tentunya harus memiliki SIM," katanya. (KR-MAK ).
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Makin Keren Usai Direvitalisasi: Kemen PU Ajak Pemudik Kunjungi Benteng Pendem Ambarawa
-
Jalur Sukabumi Macet 8 Jam, Tiba di Bandung Malah Gigit Jari: Curhat Pilu Pemudik Kehabisan Bus ke Majalaya
-
Posko PMI Kota Semarang Melayani 15 Pemudik per Hari
-
Kapal Laut jadi Sarana Pulang kampung karena Harga Terjangkau
-
Peluncuran Program “Masjid Ramah Pemudik dan Arus Balik”
-
Lebaran Puskesmas Tutup, Warga Bandung Kesulitan Akses Kesehatan, Ini Kata KDM
-
Kurangi Ketergantungan Impor Obat, Proyek Plasma Indonesia Menang di IJGlobal Awards
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.