KAI: Penumpang KA Ciremai Semarang-Bandung Naik 9,02 Persen
Senin, 08 Jun 2026, 14:25 WIBSEMARANG - Kereta Api Ciremai mengangkut sebanyak 126.580 penumpang selama periode Januari sampai Mei tahun 2026. Jumlah penumpang tersebut mengalami kenaikan sebesar 9,02 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) merilis data volume angkutan tersebut pada hari Minggu (7/6). Badan usaha tersebut menyatakan kenaikan jumlah pelanggan terjadi pada rute Semarang menuju kota Bandung.
"Pertumbuhan pelanggan KA Ciremai menunjukkan bahwa kebutuhan mobilitas antarkota terus meningkat. Layanan ini menghubungkan berbagai pusat aktivitas masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Barat dalam satu perjalanan yang efisien dan nyaman," ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Nama kereta api ini diambil dari nama gunung berapi paling tinggi di wilayah Jawa Barat. Gunung Ciremai tersebut berlokasi di antara wilayah Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Perjalanan reguler kereta tersebut dimulai dari Stasiun Semarang Tawang yang berada di Jawa Tengah. Ibu kota Provinsi Jawa Tengah tersebut juga berkembang menjadi pusat industri pengolahan serta logistik daerah.
Layanan transportasi massal ini selanjutnya melewati wilayah Pekalongan sebagai salah satu pusat industri batik nasional. Kereta tersebut juga berhenti di daerah Pemalang serta Tegal sebelum akhirnya memasuki wilayah Jawa Barat.
Kota Cirebon menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang menghubungkan wilayah sekitarnya di pesisir utara Jawa. Jalur tersebut juga melewati wilayah Indramayu yang dikenal luas sebagai salah satu lumbung padi.
Setelah melintasi Cikampek, kereta ini singgah di Stasiun Purwakarta sebelum menuju ke kota tujuan akhir. Perjalanan dari Jawa Tengah tersebut akhirnya berakhir di Stasiun Bandung yang terletak di Jawa Barat.
Anne menambahkan karakteristik lintasan kereta api tersebut memberikan dampak yang sangat positif bagi warga. Ia juga menilai konektivitas antardaerah tersebut mampu mendukung mobilitas harian para pelajar maupun pekerja.
"Setiap daerah yang dilalui KA Ciremai memiliki karakter ekonomi, budaya, dan sosial yang berbeda. Konektivitas yang terbangun melalui layanan kereta api membantu memperluas akses masyarakat terhadap peluang pendidikan, usaha, pariwisata, dan berbagai aktivitas produktif lainnya," kata Anne.
"KAI akan terus menjaga kualitas layanan agar perjalanan pelanggan berlangsung aman, nyaman, tepat waktu, serta mampu mendukung keterhubungan antardaerah yang semakin kuat," kata Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya. ils/I-1
- PT KAI
- KA Ciremai
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Puluhan Rumah Mengalami Kerusakan Akibat Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
-
Tingkatkan Kerja Sama Militer, Panglima TNI dan Panglima AFP Buka 5Th Philindo MC 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.