Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Komit Tingkatkan Pemberantasan Korupsi

📅 Kamis, 28 Mar 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Bogor Komit Tingkatkan Pemberantasan Korupsi Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Suryanto Putra menggelar rakor di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/3).

BOGOR - Peningkatan upaya memberantas korupsi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor. Salah satunya dengan mempertinggi nilai monitoring center for prevention (MCP) tahun 2024 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

MCP adalah informasi capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi yang dilaksanakan seluruh Pemerintah Daerah lewat delapan area intervensi. Penilaian MCP dilakukan KPK menggunakan aplikasi. Tujuannya untuk memonitor delapan area intervensi dilaksanakan di seluruh Pemda, termasuk Kabupaten Bogor.

Pelaksana harian Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, di Cibinong, Rabu (27/3), menjelaskan bahwa langkah awal yang dilakukan Pemkab Bogor dengan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Melalui rakor tersebut, Pemkab Bogor menentukan agenda-agenda utama dalam upaya meningkatkan nilai MCP. Ini mulai dari menetapkan kelompok kerja (tim kawal), mengampu MCP tiap area intervensi, dan program pendukung. Kemudian, menyusun rencana aksi dan pemenuhan MCP tahun 2024.

Delapan area tersebut menyangkut antara lain pelayanan perizinan, pengelolaan barang milik daerah, pengelolaan pajak, dan pengelola pengadaan barang-jasa.

"Saya minta komitmen, keseriusan, dan tanggung jawab semua stakeholder MCP KPK untuk bekerja secara optimal. Kita harus berupaya semaksimal mungkin agar hasil MCP KPK Kabupaten Bogor bisa lebih baik dari tahun lalu," kata Suryanto.

Lebih jauh dia menerangkan, untuk kelancaran pelaksanaan MCP KPK tahun 2024, Pemkab akan membuat surat edaran Sekretaris Daerah kepada seluruh perangkat daerah yang memuat petunjuk teknis pelaksanaan MCP KPK tahun 2024.

"Hal ini sesuai dengan aturan dan timeline yang sudah ditetapkan. Program MCP KPK sudah dimulai dari tanggal 5 Maret 2024 sampai 5 Januari 2025," ujarnya. Pemkab Bogor telah memasuki zona hijau atau di atas nilai 85 poin dalam MCP tahun 2023.

Mitigasi Bencana

Kalau Pemkab Bogor membahas monitoring korupsi, maka lain lagi Kota Bogor. Kota Bogor diminta memaksimalkan mitigasi bencana dengan melibatkan masyarakat. Ketua Komisi IV DPRD, Akhmad Saeful Bakhri, menilai penanganan bencana yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor sudah maksimal. Hanya, persoalan mitigasi harus lebih ditingkatkan.

Menurut Saeful, upaya yang bisa dilakukan dengan memaksimalkan kehadiran relawan yang tergabung dalam Forum Pengurangan Resiko Bencana (F-PRB) di tingkat kelurahan. Keberadaan F-PRB, menurutnya, harus lebih dimaksimalkan sebagai bukti peran aktif masyarakat dalam penanggulangan bencana.

"Kita harapkan peran serta masyarakat dalam penanggulangan bencana. Kalau hanya mengandalkan BPBD terlalu berat lantaran keterbatasan anggota," ujarnya. Berdasarkan catatan dewan, sampai kini baru ada 23 kelurahan tangguh bencana terbentuk. Tiap kelurahan mempunyai 15 anggota tangguh bencana.

Bahkan, Saeful menyebut, dari hasil evaluasi saat rapat dengar pendapat yang juga dihadiri pengurus F-PRB, para relawan mengaku belum mendapat dukungan penuh dari Pemkot Bogor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.