- Home
-
- Luar Negeri
-
- Meta Nilai Vietnam Berpote...
Meta Nilai Vietnam Berpotensi Jadi 'Naga' di Bidang Kecerdasan Buatan
Senin, 25 Mar 2024, 00:19 WIBJAKARTA - Perusahaan layanan jejaring sosial Meta menilai Vietnam berpotensi menjadi "naga" di bidang kecerdasan buatan (AI) berkat tekad yang kuat, semangat kewirausahaan, dan kebijakan pemerintahan yang terbuka.
Direktur Kebijakan Publik untuk Asia Tenggara di Meta Group, Rafael Frankel, saat berbiacara pada konferensi pers Tantangan Inovasi Vietnam 2024 mengatakan perekonomian Vietnam menunjukkan transformasi luar biasa selama 23 tahun terakhir.
Seperti dikutip dari Antara, Frankel mengaitkan pertumbuhan tersebut dengan semangat yang tak tergoyahkan dari masyarakat Vietnam dan kebijakan pemerintah yang semakin terbuka, khususnya di bidang teknologi, termasuk kolaborasi dengan negara-negara seperti Amerika Serikat dan komunitas bisnis Amerika.
Sambil mengakui kemajuan Vietnam, dia menekankan pentingnya mempertahankan kebijakan pemerintahan yang terbuka guna menarik investor global dan perusahaan teknologi. Ia juga menegaskan kembali komitmen Meta untuk mendukung perusahaan-perusahaan Vietnam dalam mendorong inovasi dan memajukan teknologi AI dan teknologi semikonduktor.
"Pemerintah (Vietnam) harus tetap terbuka dan terus menjadi tempat di mana investor dan perusahaan teknologi dari seluruh dunia ingin datang dan melakukan bisnis," ucap dia.
Wakil Menteri Perencanaan dan Investasi Vietnam, Trn Huy ông menyoroti upaya proaktif Vietnam untuk mengejar perkembangan AI global. Ia mencontohkan inisiatif pemerintah, termasuk penerapan strategi AI nasional hingga tahun 2030 yang telah mendorong Vietnam ke posisi ke-55 dalam indeks kesiapan AI pada tahun 2022.
Beberapa perusahaan Vietnam, termasuk FPT, Viettel AI, VNPT AI, dan VIN AI, disebutnya sangat terlibat dalam penelitian dan penerapan AI.
Adapun pada tahun 2024, Meta berencana memperkenalkan produk dan layanan AI di Asia Pasifik, termasuk Vietnam. Meta telah memiliki peta jalan untuk meluncurkan produk AI di WhatsApp, Messenger, dan Instagram pada tahun 2024 di Asia Pasifik dan Vietnam.
Meta juga menyakini produk dan layanan AI tersebut dapat mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) di Vietnam untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
FPCI: Indonesia Youth Democracy Forum Pacu Generasi Muda Miliki Rasa Kepemilikan terhadap Demokrasi
-
Taman Robot Galaxy Dibuka di Korea Selatan, Ada Pertunjukan K-pop Bertenaga Robot AI
-
Resmi! Jember Fashion Carnaval 2026 Rilis Tema HEAL, saat Fashion Suarakan Kepedulian pada Manusia dan Bumi
-
Akses Pendidikan Jadi Prioritas, DPRD Kota Tangerang Minta Disdik Bentuk Tim Khusus.
-
AI Gerus 268 Ribu Kerja Anak Muda Korsel, CORE: RI Wajib Antisipasi Sekarang
-
Kebakaran Hutan di Spanyol, Sebanyak 1.200 Warga Mengungsi
-
IHSG Hari Ini Menguat Seiring Momentum Musim Laporan Keuangan Semester I
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.