Laga Lawan Nigeria Penuntasan Kesiapan Portugal
Rabu, 10 Jun 2026, 06:37 WIBLISBON - Tim nasional Portugal memasuki fase akhir persiapan menuju Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Nigeria dalam laga persahabatan, Kamis (11/6) dini hari WIB. Di atas kertas, pertandingan ini memang tidak menentukan apa pun. Namun bagi pelatih Portugal Roberto Martinez, laga tersebut merupakan kesempatan terakhir untuk mengukur kesiapan tim sebelum memulai perburuan trofi yang selama ini selalu luput dari genggaman Selecao das Quinas (julukan timnas Portugal).
Portugal datang ke Piala Dunia 2026 status sebagai salah satu kandidat juara. Kedalaman skuad, kombinasi pemain berpengalaman dan generasi emas baru, serta stabilitas permainan yang dibangun Martinez membuat ekspektasi publik semakin tinggi. Di saat yang sama, perhatian dunia juga tertuju kepada Cristiano Ronaldo yang diperkirakan menjalani Piala Dunia terakhir dalam kariernya.
Dalam beberapa tahun terakhir Portugal terus menunjukkan perkembangan sebagai kekuatan elite Eropa. Namun satu hal yang masih hilang adalah gelar juara dunia. Prestasi terbaik mereka tetap finis ketiga pada tahun 1966. Sedangkan di edisi terakhir Portugal terhenti di perempat final. Dengan kualitas skuad yang dimiliki saat ini, banyak pihak menilai peluang Portugal untuk melangkah jauh bahkan menjadi juara lebih terbuka dibanding generasi-generasi sebelumnya.
Laga melawan Nigeria menjadi bagian penting dari proses tersebut. Martinez ingin memastikan seluruh elemen permainan tim berjalan sesuai rencana sebelum menghadapi Republik Demokratik Kongo dalam laga pembuka Grup K. Setelah itu Portugal masih harus menghadapi Uzbekistan dan Kolombia dalam grup yang secara realistis dapat mereka kuasai.
Kemenangan 2-1 atas Chile pada akhir pekan lalu menjadi modal positif. Gol Goncalo Guedes dan Bruno Fernandes menunjukkan bahwa Portugal tidak hanya bergantung pada Ronaldo untuk menciptakan ancaman di lini depan. Variasi serangan yang semakin kaya menjadi salah satu kekuatan utama tim ini.
Martinez menegaskan bahwa pertandingan melawan Nigeria bukan sekadar formalitas menjelang turnamen besar. âKami memasuki tahap terakhir persiapan dan setiap menit pertandingan sangat penting. Nigeria memiliki karakter yang berbeda dan akan memberi kami ujian yang bagus. Kami ingin melihat konsistensi permainan serta memastikan seluruh pemain siap menghadapi tantangan di Piala Dunia,â ujar Martinez.
Salah satu fokus utama Martinez adalah mengintegrasikan kembali empat pemain Paris Saint-Germain yang baru bergabung setelah menjuarai Liga Champions. Nuno Mendes, Vitinha, Joao Neves, dan Goncalo Ramos diperkirakan akan mendapat kesempatan tampil untuk meningkatkan chemistry bersama rekan-rekannya.
Di sisi lain, Martinez juga memiliki kemewahan dalam menentukan komposisi tim. Diogo Costa diprediksi kembali mengawal gawang, sementara Diogo Dalot, Goncalo Inacio, Pedro Neto, dan Goncalo Guedes berpeluang tampil sejak menit pertama. Ronaldo sendiri kemungkinan hanya memainkan peran terbatas demi menjaga kebugaran menjelang pertandingan resmi.
Berbeda dengan Portugal yang sedang menatap masa depan dengan rasa optimistis tinggi, Nigeria datang dengan motivasi yang lahir dari kekecewaan. Super Eagles menjadi salah satu tim besar yang gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Kongo dalam final playoff zona Afrika.
Kegagalan tersebut terasa menyakitkan mengingat Nigeria merupakan salah satu negara paling konsisten di Afrika sejak era 1990-an. Mereka tampil dalam enam dari delapan edisi Piala Dunia terakhir dan dua kali mencapai babak 16 besar. Absennya Nigeria dari panggung terbesar sepak bola dunia menjadi salah satu kejutan terbesar dalam proses kualifikasi.
Meski demikian, performa tim asuhan Eric Chelle tidak menunjukkan tanda-tanda kemunduran. Mereka belum terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir dan berhasil memenangi sembilan dari 12 laga terkini. Gelar Unity Cup yang dipertahankan di London beberapa pekan lalu menjadi bukti bahwa kualitas Nigeria tetap layak diperhitungkan.
Menghadapi Portugal juga menjadi kesempatan bagi Nigeria untuk membuktikan bahwa kegagalan lolos ke Piala Dunia bukan cerminan sesungguhnya dari kekuatan mereka.
âKami tentu kecewa karena tidak berada di Piala Dunia. Namun kami tidak boleh terjebak dalam penyesalan. Menghadapi Portugal memberi kami kesempatan untuk menunjukkan karakter dan kualitas tim. Kami ingin bermain kompetitif melawan salah satu tim terbaik dunia,â ujar Chelle.
Nigeria memang tidak diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Victor Osimhen, Ademola Lookman, Calvin Bassey, Alex Iwobi, Samuel Chukwueze, dan beberapa nama penting lainnya. Â ben/AFP/G-1
Perkiraan FormasiÂ
Portugal 4-3-3
D Costa
Dalot, Dias, Inacio, Mendes
Vitinha, Fernandes, J Neves
Bernardo, Guedes, Neto
Nigeria 4-4-2
Okoye
Bewene, Ogbu, Fernandez, Onyemaechi
Simon, Onyeka, Ndidi, Nnadi
Adams, Moffi
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kamera Mirrorless X-E5 dan Lensa Fujinon XF23mmF2.8 R WR dari Fujifilm Dirilis
-
72 Siswa Keracunan Massal MBG di Jakarta Timur, BGN Diminta Dengarkan Kekhawatiran Anak dan Orang Tua
-
Satgas Pamtas Yonif 126/KC Gelar Karya Bakti Merah Putih di Kampung Ninati
-
Fenomena “Pak Ogah” di Jakarta Barat Meningkat, Jadi PMKS Terbanyak Awal 2026
-
Tinggalkan Cara Lama, Dinkes Papua Barat Bongkar Trik Baru Cegah HIV/AIDS di Kalangan Gen Z
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.