Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Pemimpin Dunia Mengutuk Serangan Gedung Konser Russia

📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 13:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Para Pemimpin Dunia Mengutuk Serangan Gedung Konser Russia Doc: Moskow Times/TASS
Ket. Tayangan billboard di Moskow telah diubah menampilkan lilin untuk mengenang para korban serangan tersebut.

PARIS - Para pemimpin dunia mengecam serangan mematikan oleh orang-orang bersenjata di gedung konser Moskow pada hari Jumat (22/3) yang menewaskan lebih dari 60 orang dan melukai lebih dari 100 orang.

Para penyerang yang mengenakan seragam kamuflase memasuki lokasi Crocus City menjelang dimulainya konser rock, melepaskan tembakan dan melemparkan granat atau bom pembakar, menurut jurnalis kantor berita RIA Novosti di tempat kejadian.

Serangan itu diklaim dilakukan oleh kelompok ISIS.

Berikut adalah kecaman, ucapan belasungkawa, dan ungkapan solidaritas dari pemerintah di seluruh dunia.

Russia

Presiden Vladimir Putin mendoakan para korban luka segera sembuh dan menyampaikan terima kasih kepada para dokter, kata Wakil Perdana Menteri Russia Tatyana Golikova seperti dikutip kantor berita Russia pada Sabtu (23/3) setelah bertemu dengannya.

Putin belum berkomentar secara terbuka mengenai serangan itu.

Ukraina

Ukraina, yang telah menghadapi serangan militer Rusia selama dua tahun terakhir, "tidak ada hubungannya" dengan serangan tersebut, kata asisten presiden Mykhailo Podolyak melalui Telegram.

Direktorat intelijen utama Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan "serangan teroris di Moskow adalah provokasi yang direncanakan dan disengaja oleh dinas khusus Russia atas perintah Putin", dan tujuannya untuk "lebih meningkatkan dan memperluas perang" dengan Ukraina.

PBB

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Jumat mengutuk keras serangan teroris hari ini, kata juru bicara PBB Farhan Haq dalam sebuah pernyataan.

Guterres "menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga dan rakyat yang ditinggalkan serta Pemerintah Federasi Russia," tambahnya, merujuk pada Russia dengan nama resminya.

Dewan Keamanan PBB juga menyampaikan belasungkawa dan mendesak semua negara "untuk bekerja sama secara aktif" dengan pemerintah Russia dan pihak berwenang lainnya untuk meminta pertanggungjawaban pelaku dan pendukung "tindakan terorisme tercela ini dan membawa mereka ke pengadilan".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.