Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Gubernur Kalsel Instruksikan BPBD Siaga Pascagempa Magnitudo 6,5

📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Gubernur Kalsel Instruksikan BPBD Siaga Pascagempa Magnitudo 6,5 Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Peta menunjukkan gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,5 pada kedalaman 12 kilometer terjadi di wilayah Laut Jawa pada jarak 114 kilometer arah timur laut Tuban, Jawa Timur, Jumat (22/3/2024).

Banjarbaru - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap segala kemungkinan pascadiguncang gempa tektonik magnitudo berkekuatan 6,5 pada beberapa titik di daerahnya.

"Menyusul terjadinya beberapa kali gempa susulan yang pusatnya di Laut Jawa dan berdampak ke Kalimantan Selatan, kita harus meningkatkan kewaspadaan," kata Sahbirin di Banjarbaru, Jumat.

Dia meminta BPBD Kalsel menyiapkan segala sarana dan prasarana terkait untuk memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait informasi terkini gempa bumi.

"Kita harus tenang, namun tetap waspada kemungkinan terjadinya gempa susulan," katanya.

Sahbirin menyampaikan berdasarkan hasil koordinasi BPBD Kalsel dengan Stasiun Geofisika Kelas III BMKG Balikpapan, terjadinya gempa bumi pada sore hari tadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, diakibatkan gempa tektonik yang berpusat di wilayah Laut Jawa.

Bahkan BPBD Kalsel telah menjalin kerja sama dengan BMKG Balikpapan terkait penanggulangan bencana gempa bumi yang dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja sama bidang mitigasi bencana.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Daryono mengatakan data terakhir sekitar pukul 16:52 Wita, berdasarkan kejadian dan parameter gempa bumi terjadi di wilayah Laut Jawa pada jarak 114 kilometer arah timur laut Tuban, Jawa Timur, pada kedalaman 12 kilometer.

Dampak gempa bumi, kata dia, berdampak dan dirasakan di Pulau Bawean dengan intensitas V-VI MMI dengan getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, barang-barang/pajangan terpelanting, terjadi kerusakan ringan.

Kemudian di daerah Blora, Madura, Gresik, Surabaya, Kabupaten Banjar dengan skala intensitas III-IV MMI (bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).

Lalu, daerah Mojokerto, Banjarbaru, Sampit, Banjarmasin, Martapura, Balikpapan, Tanah Grogot, Malang, Lumajang, Madiun, Nganjuk, Pasuruan, Jepara, Rembang, Demak, Kudus, Semarang dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Kemudian daerah Yogyakarta, Kulon Progo, Kebumen, Temanggung, Blitar dan Solo dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.