Lempeng Tektonik Anak Benua India Terbelah Dua
📅 Jumat, 15 Mar 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoBahaya Gempa
Dalam karya yang dipresentasikan pada Desember 2023 di konferensi American Geophysical Union dan dalam cetakan awal yang diposting daring, dapat membantu para ilmuwan lebih memahami pembentukan Pegunungan Himalaya yang perkasa dan bahkan mungkin bahaya gempa bumi di wilayah tersebut.
Fabio Capitanio, ahli geodinamika di Monash University, memperingatkan bahwa masih banyak ketidakpastian mengenai proses tersebut, dan data yang tersedia terbatas. "Itu hanya gambaran singkat saja," kata dia.
Namun penelitian ini merupakan langkah penting menuju pemahaman bagaimana lanskap modern terbentuk. "Ini jelas merupakan jenis pekerjaan yang perlu kami lakukan kedepannya," ujar Capitanio.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para ilmuwan telah lama memperkirakan lempeng tektonik bisa terurai seperti ini. Lempeng tersebut merupakan kombinasi berlapis kerak apung dan batuan mantel atas yang lebih padat. Saat diperas dan dikentalkan, pelat mungkin terbelah di sepanjang antarmuka lemah antar lapisan. Umumnya proses tersebut sebagian besar dipelajari di bagian dalam lempeng benua yang tebal dan disimulasikan dalam model komputer.
"Ini adalah pertama kalinya… hal ini terjadi saat kondisi sedang turun," kata van Hinsbergen.
"Tabrakan Himalaya adalah tempat yang menjanjikan untuk mencari lempeng yang terkoyak," ujar Peter DeCelles, ahli geologi di Universitas Arizona.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelum tumbukan dimulai, Lempeng Hindia memiliki ketebalan dan komposisi yang bervariasi, yang membantu menjelaskan bentuk bulan sabit di bagian depan Himalaya sepanjang 2.500 kilometer.
Ia membandingkan lempeng kuno tersebut dengan pari manta: sepasang sayap tipis kerak samudera yang mengapit bagian tengah kerak benua yang tebal. Lempengan samudera yang tipis langsung tenggelam ke bawah Lempeng Eurasia, sementara kerak benua yang tebal menghantam Eurasia seperti pendobrak.
Perbedaan kecepatan subduksi kemungkinan besar menarik dan merobek Lempeng Hindia ke berbagai arah. Para ilmuwan telah mengusulkan begitu banyak terobosan dalam beberapa tahun terakhir. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!