Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biden Menentang US Steel Dijual ke Nippon Steel

📅 Jumat, 15 Mar 2024, 08:28 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Melihat sebuah perusahaan baja besar, yang merupakan simbol dari jenis manufaktur yang pemerintah ingin bawa kembali ke sini, dijual ke entitas asing akan dianggap sebagai perlawanan terhadap upaya kebijakan sejauh ini," kata Thibault Denamiel dari Pusat Strategis dan Strategis Pembelajaran Internasional.

Untuk mendapatkan pemilih kelas pekerja, Biden merayu serikat pekerja ketika bersaing dengan Trump.

Dan serikat pekerja marah terhadap usulan kesepakatan tersebut, meskipun perusahaan gabungan berjanji akan menghormati perjanjian kontrak antara US Steel dan serikat pekerja United Steelworkers (USW).

US Steel sebelumnya telah menerima tawaran pembelian oleh pesaing domestik Cleveland Cliffs, dalam kesepakatan yang didukung USW.

Pembelian tersebut ditolak oleh US Steel pada bulan Agustus, meskipun bos Cleveland-Cliffs Lourenco Goncalves mengatakan kepada Bloomberg, Kamis, akan mempertimbangkan untuk membuat penawaran baru jika kesepakatan Nippon gagal -- sekali lagi dengan dukungan dari USW, tetapi dengan harga yang lebih rendah daripada tawaran Nippon.

Presiden Internasional USW David McCall mengatakan pada Kamis, serikat pekerja menyambut baik pernyataan Biden, dan mengatakan pembelian oleh perusahaan milik asing "membuat kita rentan."

Gedung Putih mengatakan Biden telah menelepon McCall untuk menegaskan kembali posisinya.

Transaksi tersebut juga mengundang kecaman bipartisan di Capitol Hill.

Sikap Biden tidak serta merta menandakan meningkatnya penolakan terhadap perusahaan asing yang mengakuisisi bisnis AS di berbagai sektor, kata Denamiel, seraya menekankan bahwa baja adalah topik yang menonjol secara politik.

Namun hal ini dapat membuat Jepang frustrasi karena kebijakan keamanan ekonomi AS, termasuk dorongan untuk melakukan diversifikasi dari Tiongkok dalam rantai pasokan utama, memerlukan dukungan sekutu.

"Amerika Serikat juga harus menunjukkan bahwa mereka mendukung mitra-mitranya; menentang akuisisi Nippon Steel bukanlah langkah ke arah itu," tambah Denamiel.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan kepada wartawan bahwa Tokyo tidak diperingatkan sebelumnya atas pernyataan Biden, meskipun ia menekankan bahwa aliansi AS dengan Jepang "lebih kuat dari sebelumnya."

Perusahaan-perusahaan tersebut sebelumnya meminta Komite Penanaman Modal Asing di Amerika Serikat - sebuah badan antarlembaga yang dibentuk untuk meninjau pengambilalihan asing atas perusahaan-perusahaan AS - untuk mengevaluasi kesepakatan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.