Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Buruk di Bali

📅 Jumat, 15 Mar 2024, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Buruk di Bali Doc: ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Ket. Pura Tanah Lot diterjang gelombang tinggi saat air laut pasang di objek wisata Tanah Lot, Tabanan, Bali, Kamis (14/3/2024).

DENPASAR - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk di Bali pada 15-17 Maret 2024 akibat terbentuknya bibit siklon tropis 91S di Samudra Hindia bagian tenggara dan 94S di pesisir utara Australia.

"Kami imbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan," kata Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho, di Denpasar, Jumat (15/3).

BBMKG Denpasar memetakan selama periode peringatan dini itu, sejumlah wilayah di Bali berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.

Wilayah tersebut yakni periode peringatan dini 15 Maret di Kabupaten Buleleng, Gianyar, Klungkung, Jembrana, Bangli, Badung, dan Tabanan.

Kemudian pada 16 Maret di Kabupaten Buleleng, Karangasem, Tabanan, Bangli, Klungkung, dan Gianyar dan pada 17 Maret di Kabupaten Buleleng, Karangasem, Jembrana, Tabanan, dan Bangli.

Selanjutnya, wilayah di Bali yang berpotensi terjadi angin kencang selama periode 15-17 Maret yakni di sebagian besar wilayah Pulau Dewata, pesisir utara dan pesisir selatan Bali.

Kemudian, potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai dua meter atau lebih yakni di Laut Bali, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok, perairan selatan Bali, dan Samudra Hindia diperkirakan selama periode 15-17 Maret 2024.

Tak hanya itu, BBMKG Denpasar juga memetakan sejumlah pantai wisata di Bali yang berpotensi terjadi rob atau banjir pesisir di antaranya di Pantai Soka dan Tanah Lot di Kabupaten Tabanan.

Kemudian, Pantai Canggu, Pantai Kuta, Pantai Nusa Dua di Kabupaten Badung, selanjutnya Pantai Sanur di Kota Denpasar.

Selain itu, juga di Kabupaten Gianyar yakni Pantai Ketewel dan Pantai Lebih, kemudian di Kabupaten Klungkung yaitu Pantai Klungkung dan Nusa Penida.

BBMKG Denpasar menyebutkan titik koordinat bibit siklon tropis 91S itu berada di sekitar 15.4 Lintang Selatan (LS) dan 113.5 Bujur Timur (BT) dan bibit siklon tropis 94S terpantau di pesisir utara Australia di sekitar 11.7 LS dan 133.7 BT.

Dua bibit siklon tropis itu secara tidak langsung berdampak terhadap peningkatan kecepatan angin di wilayah Bali serta potensi peningkatan gelombang laut.

Ada pun dampak bencana yang perlu diwaspadai di antaranya angin kencang, pohon tumbang, petir, genangan air, banjir, dan tanah longsor.

Selain itu, nelayan, masyarakat pesisir, dan pelaku wisata bahari juga perlu mewaspadai potensi tinggi gelombang laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.