Waspada, BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang di Seluruh Wilayah NTT

Kamis, 14 Mar 2024, 17:11 WIB

Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur hingga 16 Maret 2024.

"Waspadai pohon tumbang karena angin kencang," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek di Kupang, Kamis.

Cuaca ekstrem terjadi di Provinsi NTT sejak 8 Maret karena aktifnya gelombang Equatorial Rossby. Selain itu ada dua bibit siklon tropis yakni 91S dan 94P yang turut memberikan dampak tidak langsung pada kondisi cuaca di NTT.

Sti mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan untuk berhati-hati dengan adanya potensi angin kencang saat ini.

Hujan deras disertai angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang di daerah yang rawan longsor.

Ia mengingatkan masyarakat untuk segera menepi atau mencari tempat yang aman apabila terjadi hujan deras, dan jangan berteduh di bawah pohon.

BMKG telah menyebarluaskan informasi peringatan dini terkait cuaca ekstrem ini kepada pemangku kepentingan kebencanaan yang ada di NTT.

Ia berharap adanya upaya mitigasi bencana sehingga dapat mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem.

"Waspada juga jalanan yang licin dan rusaknya atap bangunan atau fasilitas umum lainnya," ucap Sti.

Berdasarkan pendataan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur, angin kencang telah menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan bangunan lain di beberapa kabupaten.

Cuaca ekstrem ini juga menyebabkan gelombang tinggi dan banjir pesisir yang juga berdampak pada rumah warga di sekitar pantai.

"Segera lakukan evakuasi mandiri jika hujan deras berdurasi panjang," kata dia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa NTT, UMI Makassar Kirim Tim Medis dan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak

Ayam Tukong Kalbar Tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Indonesia

Brimob Polda Sumut Sediakan Dapur Lapangan bagi Warga Terdampak Bencana

Celios: Utang Swasta Melambat, Pemerintah Meningkat!

DPR: Pengalihan Status Guru PPPK Terobosan Tata Kelola Pendidikan

Dinas Kehutanan Kalsel Berupaya Keras Cegah Karhutla Meluas ke Hutan Lindung Liang Anggang

Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Hasil Studi: Pramugari dan Pilot Paling Berisiko Terkena Kanker terkait Radiasi

Pasokan Air Terbatas, Ribuan Hektare Sawah di Karawang Tidak Ditanami

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP ke Pasar

BPBD Karawang Didistribusikan 828.000 Liter Air Bersih ke 15 Desa

Indonesia Kini Punya IBMA, Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional

Tim Gabungan Berbagai Unsur Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan 10,65 Hektare di Penajam

Pascagempa NTT, PT Pertamina Tunggu Hasil Tes Struktur Kekuatan Dermaga Reo

Adik Kim Jong-un Ragukan Klaim Trump tentang Pembicaraan Rahasia AS-Korea Utara

Trailer Terbaru Whalefall: Teror Bawah Laut, Ditelan Paus Sperma dan Punya Satu Jam untuk Bertahan

Kapal Pelni KM Tidar Tiba di Maumere, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pastikan Higienis, Distan Mataram Perketat Pengawasan Pemotongan Unggas Mandiri

Wali Kota: Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.