- Home
-
- Luar Negeri
-
- Adik Kim Jong-un Ragukan K...
Adik Kim Jong-un Ragukan Klaim Trump tentang Pembicaraan Rahasia AS-Korea Utara
Kamis, 20 Agu 2026, 12:45 WIBPresiden AS Donald Trump mengatakan berencana bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akhir tahun ini, meskipun adik perempuan Kim meragukan komunikasi mereka dan meredam harapan akan terobosan diplomatik di antara keduanya.
Trump, yang juga mengklaim Korea Utara memiliki 57 senjata nuklir, mengisyaratkan bahwa ia dan Kim sedang mengadakan negosiasi rahasia pada hari Selasa (18/8) setelah mengumumkan AS akan menurunkan tingkat partisipasinya dalam latihan militer yang diadakan Korea Selatan, sekutu AS. Ketika ditanya apakah Kim telah menanggapi permintaannya untuk berdialog, Trump berkata: "Ya, dia sudah."
Wall Street Journal pada hari Selasa melaporkan bahwa Trump mendesak para pembantunya untuk mengatur pertemuan tatap muka dengan Kim, kemungkinan selama perjalanan ke Asia pada bulan November untuk menghadiri KTT APEC di Shenzhen, Tiongkok.
Namun pada hari Rabu (19/8), Kim Yo-jong, saudara perempuan pemimpin tertinggi Korea Utara yang berpengaruh, mengatakan, dia "sama sekali tidak tahu" tentang komunikasi tersebut, dan bahwa meskipun Trump dan Kim memiliki hubungan yang sangat baik, AS tetap menjadi musuh Pyongyang.
âKebijakan permusuhan Amerika Serikat terhadap Korea Utara tidak berubah, dan Amerika Serikat beserta para pengikutnya secara aktif melakukan aktivitas militer yang bermusuhan terhadap Korea Utara bahkan pada saat ini juga,â katanya dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh media pemerintah Korea Utara (KCNA).
Para jurnalis bertanya kepada Trump lebih lanjut tentang pembicaraannya dengan Kim di depan Marine One pada hari Rabu. Dia menolak untuk mengatakan apakah dia melakukan kontak langsung atau tidak, tetapi ketika ditanya apakah dia berencana untuk bertemu Kim akhir tahun ini, dia berkata: "Ya, saya akan bertemu."
âSaya mengenal Kim Jong-un dengan sangat baik dan dia akan baik-baik saja,â kata Trump. âSelama kita memiliki presiden yang cerdas, dia akan baik-baik saja. Jika kita memiliki presiden yang bodoh, maka dia mungkin tidak akan baik-baik saja.â
Trump juga membuat pengungkapan yang tidak biasa bahwa Korea Utara memiliki 57 "senjata nuklir yang sangat ampuh", mengungkapkan informasi intelijen yang tepat yang biasanya tidak dapat dipublikasikan. Dia menambahkan Iran tidak boleh diizinkan untuk memiliki senjata nuklir.
Dalam pernyataannya, Kim Yo-jong memuji hubungan antara Kim Jong-un dan Trump, mengatakan bahwa kakaknya memiliki "kenangan dan perasaan pribadi yang baik" terhadap presiden AS tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Perawatan Kulit Berbasis Regenerasi Alami Kian Diminati, Teknologi Baru Diperkenalkan
-
Pemerintah Kaji Rencana Pembelian 24 Pesawat Tempur Rafale dari Prancis
-
8 Awak KM Teluk Bara Selamat Usai Karam di Perairan Ambon, Dievakuasi Tim SAR.
-
Rekomendasi Liburan Akhir Pekan di Jakarta, Ada Jakalcer Fest di Ancol hingga Pameran Keris Nasional di TMII
-
Uni Eropa, AS dan Sekutunya Peringatkan Ancaman Aktivitas Siber Pekerja IT Korea Utara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.