Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Malioboro Pecahkan Rekor MURI

📅 Rabu, 06 Mar 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Malioboro Pecahkan Rekor MURI Doc: ANTARA/HO-Pemda DIY
Ket. Prajurit Lombok Abang berdiri di depan Gunungan oleh-oleh setinggi 11 meter di halaman Teras Malioboro, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (5/3/2024).

Yogyakarta - Gunungan oleh-oleh khas Yogyakarta setinggi 11 meter yang disusun dengan melibatkan 3.312 UMKM di halaman Teras Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa, berhasil memecahkan rekor dan tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Gunungan oleh-oleh yang berisi 4.845 produk kuliner, kerajinan, hingga fesyen itu dicatat MURI sebagai yang terbesar serta tertinggi yang pernah ada dengan melibatkan jumlah UMKM terbanyak.

"Karena ini mengangkat kearifan lokal maka oleh Ketua Umum MURI, Bapak Jaya Suprana tidak hanya dikukuhkan sebagai rekor nasional, namun dikukuhkan sebagai rekor dunia," kata Perwakilan MURI Sri Widayati dalam acara Festival Teras Malioboro itu.

Sri meyakini penyusunan gunungan oleh-oleh khas Yogyakarta itu tidak sekadar untuk memecahkan rekor MURI.

Menurut dia, kegiatan itu akan efektif mengenalkan beragam jenis produk UMKM yang tersedia di Teras Maioboro kepada wisatawan.

"Sekaligus menarik wisatawan dari berbagai daerah dan nantinya akhirnya Teras Malioboro menjadi andalan destinasi wisata baru di dalam kawasan Maliboro," ucap Sri Widayati.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono menyebut pemecahan rekor tersebut menjadi bukti semangat para pelaku UMKM untuk berkembang serta meningkatkan kesejahteraan melalui pertumbuhan ekonomi.

Pemda DIY juga memberikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang disumbangkan oleh UMKM, terutama yang berada di kawasan Malioboro.

"Ini merupakan bukti dari tekad, kerja kolaboratif, dan cita-cita besar kita semua," ujar Beny.

Selain menjadi ikon baru dan pusat ekonomi kreatif di Yogyakarta, menurut Beny, Teras Malioboro telah menjadi rumah para pedagang yang dulu berjualan di sepanjang trotoar Malioboro

Transformasi itu, kata dia, bukan sekadar perubahan fisik, namun lebih kepada evolusi ruang kreatif yang menyediakan peluang lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

"Festival ini adalah apresiasi kepadatenantTeras Malioboro, yang mampu menunjukkan perkembangannya pada aspek SDM, pemasaran dan legalitasnya. Kami berharap ini bisa memicutenantyang lain untuk berkembang dan naik kelas," ujar dia.

Beny berharap Teras Malioboro terus berkembang menjadi pusat ekonomi kreatif yang kuat dan inklusif sehingga setiap elemen dari pedagang fesyen, aksesori, kuliner, jasa pendukung, petugas keamanan, hingga pengunjung, dapat tumbuh bersama, menciptakan sinergi yang positif.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi menyebutkan Teras Malioboro saat ini mewadahi 888tenant, yang terdiri atas 267tenantfesyen, 256 kuliner dan 365tenantkerajinan.

Untuk mewadahi pemasaran yang lebih luas, dalam festival yang digelar untuk memperingati HUT ke-2 Teras Malioboro itu juga diluncurkan aplikasi "Teras Mobile" dalam rangka mempermudah pelayanan.

"Kami berharap bisa melangkah bersama mewujudkan UMKM yang berkah, naik kelas, dan produk yang berkualitas," kata Nurkyatsiwi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.