Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satpol PP Beri Solusi Pemindahan PKL Jalan Dewi Sartika, Kota Bogor

📅 Selasa, 05 Mar 2024, 07:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satpol PP Beri Solusi Pemindahan PKL Jalan Dewi Sartika, Kota Bogor Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Satpol PP Kota Bogor menertibkan PKL yang menempati jalur pedestrian Jalan Dewi Sartika, Kota Bogor.

Kota Bogor - Satpol PP Kota Bogor, Jawa Barat, memberikan solusi untuk para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Dewi Sartika yang baru saja ditertibkan, dengan dipindah ke Jalan Nyi Raja Permas.

Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syach di Kota Bogor, Senin, menilai Jalan Nyi Raja Permas yang menjadi opsi pemindahan itu tidak jauh dari lokasi PKL berdagang saat ini.

"Hanya sekitar 50 meter bergeser dari sini kok, nggak jauh. Padahal kalau kita berpikir, kalau mereka pindah ke sana, pembeli pun akan pindah ke sana sebetulnya," kata Agustian.

Ia menyebut PKL yang ditertibkan ini sebagian besar merupakan pedagang buah dan kuliner. Oleh karenanya, para PKL ini akan dipindah ke Jalan Nyi Raja Permas yang akan dikhususkan menjadi titik pedagang kuliner.

Sebelumnya Jalan Nyi Raja Permas juga diperuntukkan bagi pedestrian atau pejalan kaki. Namun, setelah dianalisa ternyata tidak terlalu banyak pejalan kaki yang melalui jalur tersebut.

"Jalur pedestrian Nyi Raja Permas setelah kita monitor ternyata tidak terlalu banyak pengguna jalan buat lewat. Jadi kita sepakati dengan Pak Wali Kota kemarin, kita akan geser mereka (PKL) ke Jalan Nyi Raja Permas," katanya.

Sebelum penertiban PKL Jalan Dewi Sartika, Agustian mengatakan, ada 297 PKL di Jalan Nyi Raja Permas yang juga ditertibkan. Sebagian besar PKL ini berjualan mainan dan makanan.

Saat ini, kata dia, pedagang makanan yang sebelumnya ada di Jalan Nyi Raja Permas ditempatkan di Pasar Kebon Kembang Blok F.

Namun, lanjut Agustian, setelah PKL di Jalan Dewi Sartika dipindahkan, maka eks pedagang Nyi Raja Permas khususnya pedagang makanan boleh kembali menempati lapak sebelumnya.

"Mereka nggak sanggup bersaing dengan yang di atas (pasar), jadi mereka turun lagi ke bawah (Jalan Nyi Raja Permas). Nah, ini coba kita tampung," ucapnya.

Agustian menambahkan, jalur pedestrian Nyi Raja Permas akan memiliki tiga konsep terdiri atas area parkir susun, kuliner, dan sentra buah. Ia pun akan secara terbuka menerima keluhan apabila para PKL tidak merasa nyaman di tempatnya yang baru.

"Sok (silakan) bawah kuliner tok, khusus kuliner. Karena mereka sudah punya segmennya masing-masing," kata Agustian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

24 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.