Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Elon Musk Gugat OpenAI Karena 'Mengkhianati' Misi Pendirian

📅 Sabtu, 02 Mar 2024, 09:49 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Peristiwa November lalu sudah sangat diketahui. Dan menurut saya apa yang terjadi bukanlah pelanggaran nyata terhadap perjanjian," kata Anupam Chander, Profesor Hukum di Pusat Hukum Universitas Georgetown.

OpenAI dimulai sebagai organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk mengembangkan "kecerdasan umum buatan" (AGI), sebuah istilah yang secara longgar didefinisikan sebagai sejenis AI yang akan melampaui kemampuan manusia dalam semua ukuran kecerdasan.

Idenya adalah agar OpenAI dapat menjamin bahwa teknologi tersebut akan aman bagi umat manusia.

Kasus hukum Muskmengatakan prinsip pendirian ini telah "dibalikkan", dan menuduh OpenAI terus melakukannya secara rahasia "menuju masa depan yang berpusat pada keuntungan dengan kemungkinan implikasi bencana bagi umat manusia."

Tuduhan lainnya termasuk dalam gugatanMuskyang menyatakan bahwa GPT-4, model perusahaan saat ini, adalah AGI dan bahwa dewan OpenAI gagal dalam tugasnya untuk memberitahukan fakta tersebut, sebagaimana ditetapkan dalam misi perusahaannya.

Perubahan yang dibawa ke OpenAI pada 2023 adalah "pengkhianatan nyata terhadap Perjanjian Pendirian, membalikkan Perjanjian tersebut dan memutarbalikkan misi OpenAI Inc," bunyi gugatan tersebut.

"Jika pertanyaannya adalah, apakah mereka menyimpang dari apa yang mereka nyatakan sebagai misi mereka? Saya akan menjawab dengan jelas, ya," kata Nikolas Guggenberger, Asisten Profesor Hukum di Pusat Hukum Universitas Houston.

"Tetapi hal itu belum tentu menjadi dasar yang cukup untuk mengajukan tuntutan hukum oleh seseorang yang tidak lagi menjadi bagian dari proyek tersebut."

Gugatan tersebut menunjukkan bahwa OpenAI masih mengklaim mengejar AGI yang "bermanfaat bagi seluruh umat manusia".

Namun pada kenyataannya, OpenAI Inc telah bertransformasi menjadi anak perusahaan de facto sumber tertutup dari perusahaan teknologi terbesar di dunia: Microsoft.

Muskmeminta pengadilan untuk memaksa para pemimpin OpenAI agar penelitian mereka terbuka untuk umum dan melarang mereka -- atau Microsoft -- mengambil keuntungan dari teknologi tersebut.

Sejak meninggalkan OpenAI,Musk bergabung dengan para kritikus yang memperingatkan bahwa kecerdasan super dapat menyebabkan akhir bagi umat manusia.

Namun tahun lalu, Musk meluncurkan perusahaan AI miliknya sendiri, xAI. Dengatakan ingin mengumpulkan $1 miliar dari investor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...

Menanti Sinyal The Fed, 4 Agustus 2026

36 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.