Perkuat EBT, Potensi PLTA di Sulbar Capai 847,8 MW

Jumat, 01 Mar 2024, 05:09 WIB

Mamuju - Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Provinsi Sulawesi Barat mencapai 847,8 Mega Watt (MW), kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulbar Mohammad Ali Chandra.

"Potensi PLTA sebagai salah satu Energi Baru Terbarukan (EBT) Sulbar tersebut sudah tertuang dalam rencana umum energi nasional," kata Mohammad Ali Chandra, di Mamuju, Kamis.

Ia menyampaikan bahwa potensi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga EBT Sulbar itu telah dipaparkan saat rapat usulan pengembangan pembangkit listrik di Sulbar, yang dilaksanakan di Kementerian ESDM di Jakarta.

Ia menyampaikan, terdapat enam perusahaan dan investor yang telah melakukan survei, studi dan pengurusan perizinan untuk mengelola serta mengoptimalkan pemanfaatan potensi pembangkit listrik di Sulbar.

Namun lanjutnya, hingga saat ini pemerintah pusat dan PT PLN belum memberikan kuota pembangunan pembangkit listrik di wilayah Sulbar.

"Bahkan, ada perusahaan yang sudah masuk dalam daftar penyedia terseleksi PLN, namun hingga kini belum dapat memulai pembangunan karena keterbatasan kuota tersebut. Hal ini mengakibatkan berkurangnya kepercayaan investor terhadap pemerintah," terang Mohammad Ali Chandra.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Wanhar menyampaikan, berdasarkan Undang-undang Nomor 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, memberikan ruang kepada Pemprov Sulbar menyusun RUKD.

Sehingga, Wanhar meminta Pemprov Sulbar segera menyusun Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD) agar dapat mengakomodasi potensi energi, terutama EBT serta kebutuhan tenaga listrik di wilayah tersebut.

"Hingga saat ini, belum ada perubahan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang disahkan oleh PT PLN (Persero)," kata Wanhar.

Sehingga, Wanhar meminta Pemprov Sulbar berkoordinasi dengan PT PLN terkait rencana pengembangan investasi dan kebutuhan pasokan tenaga listrik oleh investor di wilayah Sulbar.

Ia juga meminta pemerintah daerah mengimbau pengembang melakukan studi kelayakan sumber daya air atau FS debit air terhadap dampak fenomena El Nino, yang menyebabkan krisis air pada PLTA di Sulbar.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.