DTKJ Usulkan Tiket Berlangganan Transjakarta Mulai dari Rp45 Ribu

Kamis, 09 Jul 2026, 18:40 WIB

JAKARTA - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan penerapan skema tiket berlangganan mingguan hingga bulanan serta sistem tarif berbasis waktu tiga jam bagi pengguna Transjakarta, Kamis (9/7).

Ketua DTKJ DKI Jakarta Sugihardjo mengatakan, skema tiket langganan itu diharapkan memudahkan masyarakat sekaligus menghemat biaya transportasi bagi penumpang yang rutin menggunakan Transjakarta, terutama di tengah rencana kenaikan tarif.

Ket. Foto: Arsip foto - Penumpang menempelkan kartu pembayaran non tunai saat memasuki Halte Bus TransJakarta Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) dari Stasiun MRT ASEAN di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (8/6). — Sumber: ANTARA/Aditya Pradana Putra

"DTKJ juga mengusulkan diberlakukannya tarif berlangganan Transjakarta, yakni R200.000 untuk satu bulan, Rp90.000 untuk 14 hari, dan Rp45.000 untuk tujuh hari," kata Sugihardjo di Jakarta, Kamis.

Selain tiket langganan, DTKJ juga mengusulkan sistem tarif berbasis waktu. Untuk layanan Transjakarta di dalam wilayah DKI Jakarta yang mencakup bus rapid transit (BRT), non-BRT, dan Mikrotrans, tarif diusulkan menjadi Rp5.000 dengan masa berlaku tiga jam.

Artinya, penumpang bisa berpindah layanan Transjakarta selama tiga jam tanpa harus membayar tarif lagi, bukan hanya untuk satu kali perjalanan seperti sistem yang berlaku saat ini.

Sementara itu, untuk layanan Transjabodetabek, DTKJ mengusulkan tarif Rp10.000 dengan masa berlaku tiga jam. Layanan ini mencakup Transjabodetabek, Transjakarta, Mikrotrans, hingga Trans Bandara.

Dengan usulan tersebut, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat yang lebih besar jika nantinya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menaikkan tarif Transjakarta.

Sugihardjo mengatakan pihaknya menilai penyesuaian tarif perlu dipertimbangkan karena tarif Transjakarta sebesar Rp3.500 tidak berubah sejak 2005.

Selama 21 tahun terakhir, kata Sugihardjo, biaya hidup terus meningkat, begitu juga jaringan layanan Transjakarta yang kini telah menjangkau sekitar 93 persen wilayah Jakarta.

Kendati demikian, DTKJ menegaskan bahwa kenaikan tarif nantinya harus diimbangi dengan peningkatan layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Berapapun kenaikan tarif yang nantinya akan ditetapkan, DTKJ mengusulkan adanya nilai tambah peningkatan layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, baik berupa penambahan waktu pemanfaatan tiket maupun perluasan layanan yang lebih terintegrasi,” ujar Sugihardjo.

  • transportasi Jakarta
  • tarif transjakarta
  • tiket berlangganan transjakarta
  • dtkj dki jakarta
  • kenaikan tarif busway

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.