Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“New Horizon' Juga Mempelajari Pluto dan Transformasi Awal Tata Surya

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 06:25 WIB | Oleh:
“New Horizon' Juga Mempelajari Pluto dan Transformasi Awal Tata Surya Doc: afp/ HO / various sources

Wahana antariksa antar planet New Horizons diluncurkan sebagai bagian dari New Frontiers NASA. Program yang didirikan pada 2002, memiliki misi menghasilkan kemajuan dalam pengetahuan ilmiah dan eksplorasi unsur-unsur tata surya dan sistem planet lainnya.

Dirakit oleh Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins (APL) dan Southwest Research Institute (SwRI), New Horizon yang diluncurkan pada 19 Januari 2006 menjalankan misi mempelajari Pluto, Sabuk Kuiper, dan transformasi tata surya awal.

Selain Pluto wahana memiliki misi sekunder untuk terbang dan mempelajari satu atau lebih objek Sabuk Kuiper (KBO) lainnya pada dekade berikutnya. Ketika diluncurkan dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral dengan roket Atlas V, wahana ini langsung menuju lintasan pelepasan Bumi dan Matahari dengan kecepatan sekitar 58.500 kilometer per jam. Prestasi ini menjadikannya sebagai objek buatan manusia tercepat yang pernah diluncurkan dari Bumi.

Setelah pertemuan singkat dengan asteroid 132524 APL, New Horizons melanjutkan perjalanan ke Jupiter, melakukan pendekatan terdekatnya pada 28 Februari 2007, pada jarak 2,3 juta kilometer. Lintasan Jupiter memberikan bantuan gravitasi yang meningkatkan kecepatan jelajah, memungkinkan pengujian umum kemampuan ilmiah, mengembalikan data tentang atmosfer planet, bulan, dan magnetosfer.

Sebagian besar perjalanan pasca-Jupiter dihabiskan dalam mode hibernasi untuk melestarikan sistem di dalam wahana, kecuali untuk pemeriksaan tahunan singkat. Pada 6 Desember 2014, New Horizons kembali online untuk pertemuan Pluto, dan pemeriksaan instrumen dimulai. Pada 15 Januari 2015, wahana luar angkasa tersebut memulai fase pendekatannya ke Pluto.

Pada 14 Juli 2015, wahana itu terbang 12.500 kilometer di atas permukaan Pluto, yang pada saat itu berjarak 34 AU dari Matahari. Hal ini menjadikannya wahana luar angkasa pertama yang menjelajahi planet kerdil tersebut.

Tanggal 25 Oktober 2016, setelah menyelesaikan terbang lintasnya ke Pluto, wahana bermanuver untuk terbang melintasi objek Sabuk Kuiper 486958 Arrokoth yang kemudian dijuluki Ultima Thule, pada 1 Januari 2019, dengan jaraknya 43,4 astronomical unit (AU).

NASA kemudian mengumumkan akan memperpanjang operasi New Horizons sampai wahana luar angkasa tersebut keluar dari Sabuk Kuiper, yang diperkirakan akan terjadi antara 2028 dan 2029. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.