Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelaku Usaha Diajak Promosikan Makanan Khas Tangerang

📅 Minggu, 25 Feb 2024, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelaku Usaha Diajak Promosikan Makanan Khas Tangerang Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Pj Wali Kota Nurdin saat melihat produk UMKM pada kegiatan demo memasak bertajuk "Heritage Modern" yang berlangsung di Hotel Horison Ciledug, Kota Tangerang, pada Sabtu.

Tangerang - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang mengajak pelaku usaha membantu mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan makanan kha,s seperti laksa dikenal sampai luar negeri.

"Kita harus terus mempromosikan produk UMKM dan makanan khas Kota Tangerang dapat dikenal masyarakat luas, baik di tingkat lokal maupun nasional, maupun luar negeri. Maka itu kita ajak pelaku usaha seperti hotel," kata Pj Wali Kota Nurdin pada kegiatan demo memasak bertajuk "Heritage Modern" yang berlangsung di Hotel Horison Ciledug, Kota Tangerang, pada Sabtu.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung UMKM dan makanan khas Kota Tangerang.

"Kami terus berikan dukungan kepada masyarakat dalam meningkatkan UMKM-nya," ujarnya.

Ia juga berharap, dengan upaya-upaya tersebut UMKM dan makanan khas Kota Tangerang dapat berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Tangerang, dan memberikan apresiasi produk-produk UMKM yang berkualitas dan inovatif.

"Saya yakin, dengan kerja sama dan kolaborasi semua pihak, UMKM dan makanan khas Kota Tangerang dapat mencapai kesuksesan hingga dikenal masyarakat global," kata dia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Rizal Ridolloh dalam keterangannya mengatakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menetapkan dua warisan budaya tak benda (WBTB) 2023 dari Kota Tangerang yakni kuliner laksa Tangerang

Dipilihnya laksa Tangerang karena memiliki resep dan cita rasa yang berbeda dengan laksa yang ada di Jakarta, Bangka, Malaysia dan daerah lain.

Berawal dari peranakan budaya Tionghoa dan Melayu, laksa menjadi salah satu kuliner khas Kota Tangerang yang tetap digemari oleh banyak kalangan di Indonesia.

"Sesuai namanya, laksa berasal dari bahasa Sansakerta yang berarti banyak. Kata banyak sendiri merujuk pada pembuatan laksa yang menggunakan racikan banyak macam bumbu dapur," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.