Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Petani Balangan Buat Pintu Air Sederhana untuk Persawahan

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Petani Balangan Buat Pintu Air Sederhana untuk Persawahan Doc: ANTARA/Ragil Darmawan
Ket. Petani saat memantau di area persawahan Baruh Ulin di Kelurahan Paringin Kota, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Selasa (20/2/2024).

Balangan - Sejumlah petani membuat pintu air sederhana berbahan kayu dan terpal untuk mengalirkan aliran air bagi lahan persawahan di Baruh Ulin Paringin Kota Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Kami membuat pintu air sederhana ini agar saluran air masih terisi, itujuga masih bocor pada bagian bawahnya," kata salah satu petani Jumaidi di Balangan, Kalsel, Selasa.

Jumaidi mengharapkan Pemerintah Kabupaten Balangan dapat membuat saluran air dilengkapi pintu saluran untuk mengatur dan menyimpan air di lahan persawahan.

Ia menyebutkan saat ini kondisi padi yang baru ditanam tampak menguning karena kekurangan air, padahal masih musim penghujan.

"Padi yang baru ditanam sudah terlihat kuning, jika dalam satu minggu ke depan tidak ada hujan maka akan terancam gagal tanam di sebagian lokasi ini," ungkap Jumaidi.

Jumaidi menuturkan padi yang ditanam pada tahap pertama sudah mulai besar dan lebih tahan dengan lahan kering kondisi seperti ini baru saja terjadi tahun ini karena sebelumnya terdapat saluran air yang bisa digunakan untuk mengairi lahan pertanian.

Jumaidi bersama istri Nur Jannah telah menanam 24 borongan dan akan menanam kembali saat kondisi kering sehingga menjadi lebih sulit karena tanah yang kering dan butuh tongkat untuk melubangi tanah terlebih dahulu alias "Manugal".

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Balangan Rizkianor Fauzi mengaku belum menerima laporan lahan pertanian yang kekeringan.

"Kami dari dinas ada menyiapkan mesin air untuk mengairi lahan pertanian, lapor saja jika ada petani atau kelompok yang membutuhkan," ucap Rizkianor

Rizkianor mengatakan ada program pembuatan pintu air yang tersebar pada delapan kecamatan selama 2024, sehingga petani bisa mengusulkan untuk pembuatan pintu air melalui kelompok tani melalui usulan pembangunan pada anggaran perubahan atau APBD 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

23 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.