Filipina Tuduh Kapal Tiongkok Lakukan Manuver Berbahaya
📅 Senin, 12 Feb 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Philippine Coast Guard
MANILA - Penjaga Pantai Filipina pada Minggu (11/2) menuduh kapal-kapal Tiongkok telah melakukan manuver berbahaya selama patroli sembilan hari di dekat terumbu karang di lepas pantai negara Asia tenggara tersebut.
Insiden itu terjadi saat kapal Filipina, BRP Teresa Magbanua, dikerahkan pada awal Februari untuk berpatroli di perairan sekitar Scarborough Shoal, daerah penangkapan ikan yang kaya di Laut Tiongkok Selatan (LTS) untuk misi mengirimkan perbekalan kepada nelayan Filipina serta memastikan keselamatan mereka.
Penjaga Pantai Filipina dalam misi itu membagikan makanan dan bahan makanan kepada seratus nelayan Filipina di 14 perahu.
Kawasan terumbu karang tersebut telah menjadi titik konflik antara kedua negara sejak Tiongkok merebutnya dari Filipina pada tahun 2012. Sejak itu, Beijing telah mengerahkan kapal patroli yang menurut Manila mengganggu kapal-kapal Filipina dan mencegah nelayan Filipina mencapai laguna yang banyak ikannya.
"Selama patroli, kapal Penjaga Pantai Tiongkok (CCG) melakukan manuver berbahaya dan menghalangi di laut terhadap BRP Teresa Magbanua sebanyak empat kali, dan kapal CCG melintasi haluan kapal Penjaga Pantai Filipina sebanyak dua kali," kata Penjaga Pantai Filipina dalam sebuah pernyataan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penjaga Pantai Filipina mengatakan kapalnya juga telah dibayangi oleh empat kapal Penjaga Pantai Tiongkok lebih dari 40 kali. Penjaga pantai juga mengamati apa yang mereka gambarkan sebagai empat kapal milisi maritim Tiongkok (CCM).
Video yang dirilis oleh Penjaga Pantai Filipina menunjukkan sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok beberapa meter dari pelabuhan BRP Teresa Magbanua, sebelum melintasi jalur kapal Filipina.
"Meskipun demikian, kapal Penjaga Pantai Filipina secara profesional menyerang kapal CCG dan CMM melalui radio, menegaskan kembali posisi Filipina yang jelas dan berprinsip sesuai dengan hukum internasional," demikian pernyataan Penjaga Pantai Filipina.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga berita ini ditulis, pihak Kedutaan Besar Tiongkok di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Ketegangan
Scarborough Shoal terletak 240 kilometer (150 mil) sebelah barat pulau utama Luzon di Filipina dan hampir 900 kilometer dari daratan utama Tiongkok terdekat, Hainan.
Insiden tersebut terjadi dua bulan setelah ketegangan antara Tiongkok dan Filipina di sekitar terumbu karang yang disengketakan di LTS yang mengakibatkan tabrakan antara kapal dari kedua negara dan kapal Tiongkok yang menembakkan meriam air ke kapal Filipina.
Tiongkok mengklaim hampir seluruh wilayah perairan tersebut dan mengabaikan keputusan pengadilan internasional yang menyatakan pernyataan mereka tidak memiliki dasar hukum. Negara ini mengerahkan perahu untuk berpatroli di jalur air yang sibuk dan telah membangun pulau-pulau buatan yang telah dimiliterisasi untuk memperkuat klaimnya.
Berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut tahun 1982, yang dinegosiasikan oleh Tiongkok, negara-negara mempunyai yurisdiksi atas sumber daya alam dalam radius sekitar 200 mil laut dari pantai mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!