Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Baik, Sebagian Pengungsi Erupsi Lewotobi Laki-laki Sudah Diizinkan Pulang

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 02:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Baik, Sebagian Pengungsi Erupsi Lewotobi Laki-laki Sudah Diizinkan Pulang Doc: ANTARA/Mega Tokan
Ket. Sejumlah pengungsi erupsi Lewotobi Laku-Laki main di tenda pengungsian.

Kupang - Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengijinkan sebagian pengungsi erupsi Gunung Lewotobi di Kecamatan Wulanggitang untuk pulang ke desanya masing-masing , setelah keluarnya rekomendasi dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi Laki-laki.

"Berdasarkan rekomendasi dari Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki Herman Josef para pengungsi yang sudah mengungsi sejak 1 Januari 2024 sudah bisa kembali ke desanya masing-masing," kata PjBupati Doris Alexander Rihi saat dihubungi dari Kupang, Kamis malam.

Dia mengatakan, beberapa pengungsi yang berada di dua titik seperti di Desa Borudan Desa Konga. Berdasarkan laporan yang diterima sudah kembali ke rumahnya masing-masing setelah adanya rekomendasi dari PPGA.

Namun walaupun sudah ada rekomendasi agar kembali ke desa atau rumah masing-masing, pengungsi dari salah satu desa di Kecamatan Ilebura, yakni Desa Klatanlo masih dilarang kembali karena masih beresiko terjadi erupsi, mengingat desa tersebut jaraknya dekat dengan gunung api itu.

Tak hanya erupsi, ancaman lain seperti awan panas masih bisa mengintai masyarakat di desa tersebut jika mereka tetap nekat kembali ke rumah mereka di Desa Klatanlo.

"Sebagian warga (pengungsi) yang dari Desa Nurabelen, Nobo, Dulipali, Boru, Desa Hokeng Jaya, dan Desa Nowokote sudah kembali, yang masih tersisa akan dibantu oleh pemerintah," ujarnya.

Saat ini, ujar dia, titik pengungsian di Desa Konga di Kecamatan Titehena ditutup jika seluruh pengungsi sudah kembali ke rumah mereka masing-masing. Tersisa satu lokasi pengungsian terpusat di Desa Boru.

Kepala Penanganan Kebencanaan Flores Timur, Petrus Pedo Maran mengatakan bahwa masyarakat dari Desa Klatanlo tidak perlu khawatir soal pelayanan dari pemerintah.

Menurut dia, pemerintah akan tetap memberikan pelayanan kepada para korban erupsi yang masih mengungsi.

Saat ini berdasarkan data sementara, kata dia, ada sekitar 300 jiwa dan 121 kepala keluarga dari Desa Klatanlo yang mengungsi di lokasi pengungsian terpusat di Desa Boru.

"Perlu diketahui bahwa mereka yang sudah kembali ke rumah juga tetap kami berikan edukasi melalui jajaran kecamatan," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.