“Rent Seeking' Penyebab “Dutch Disease' Mengakar Subur di Indonesia
📅 Senin, 05 Feb 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiSecara terpisah, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky, mengakui bahwa ekonomi Indonesia sudah sangat lama bergantung pada ekspor komoditas atau "Dutch disease".
"Itu sudah lama terjadi di Indonesia bahwa pertumbuhan ekonomi sangat dipengaruhi oleh komoditas. Jadi, ini sangat kelihatan, ketika harga komoditas menurun maka pertumbuhan ekonomi kita melambat. Hal yang perlu dilakukan adalah reindustrialisasi agar bisa keluar dari fenomena 'Dutch Disease',"tegas Riefky.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!