Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bali Masih Jadi Tujuan Utama Turis Asing

📅 Jumat, 02 Feb 2024, 10:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bali Masih Jadi Tujuan Utama Turis Asing Doc: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF

JAKARTA - Bali masih menjadi destinasi wisata paling menarik bagi wisatwan mancanegara (wisman). Pemerintah mencatat Bali menyumbangkan 50 persen target kunjungan wisman.

"Secara agregat (kunjungan wisatawan) di Bali ini menyumbang 50 persen (dari target kunjungan wisman secara nasional). Jadi sekitar tujuh juta," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, di Jakarta, Kamis (1/2).

Kemenparekraf, ujar dia lagi, menargetkan ada 14,3 juta kunjungan wisman ke Indonesia, adapun Bali merupakan destinasi wisata favorit, berdasarkan kajian yang dilakukan pihaknya. Karena itu, untuk mengakselerasi capaian itu, Sandiaga akan memperbanyak aksesibilitas ke Bali di antaranya dengan memperbanyak penerbangan internasional ke Bali dan menghadirkan paket-paket wisata yang unik dan menarik tanpa mengakibatkan overtourism, sehingga pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan bisa tetap terjaga di Bali.

Menurut Sandiaga, upaya-upaya ini diharapkan mampu mengakselerasi pencapaian target jumlah kunjungan wisman pada 2024, sehingga penciptaan 4,4 juta lapangan kerja di sektor parekraf di tahun 2024 dapat tercapai.

"Harapannya, kebangkitan pariwisata di Bali ini bisa semakin kuat pada 2024 dan bisa mencapai target penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru," katanya pula.

Kemenparekraf menargetkan 9,5-14,3 juta kunjungan wisman ke Indonesia pada 2024 dengan mengusung konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan (pariwisata hijau).

"Jumlah wisatawan mancanegara tahun depan (2024) 9,5 juta sampai 14,3 juta kunjungan," ujarnya lagi.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat secara kumulatif jumlah wisman sepanjang 2023 mencapai 11,68 juta kunjungan. Angkanitu naik 98,30 persen dibandingkan capaian pada 2022 (yoy).

Plt Kepala BPS, Amalia A. Widyasanti saat pemaparan Berita Resmi Statistik di Jakarta, Kamis (1/2) mengatakan pada Desember 2023, kunjungan wisman mencapai 1,14 juta atau naik sebesar 22,91 persen dibandingkan November 2023. Wisman yang berkunjung ke Indonesia pada Desember 2023 didominasi oleh warga negara Malaysia (18,45 persen), Singapura (16,41 persen) dan Australia (11,87 persen).

Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) selama tahun 2023 mencapai 7,52 juta perjalanan. Jumlah tersebut naik drastis sebesar 112,26 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 3,54 juta perjalanan.

"Peningkatan jumlah perjalanan wisnas sudah mulai terlihat pada awal 2022. Pada 2023, jumlah perjalanan wisnas tercatat selalu di atas 500 ribu perjalanan setiap bulan," kata Amalia.

Lebih lanjut, negara-negara di Asia tenggara masih mendominasi daftar 10 negara paling banyak dikunjungi oleh wisatawan nasional dari Indonesia. Malaysia menjadi negara tujuan utama wisnas dalam melakukan perjalanan ke luar negeri, yaitu sebesar 27,98 persen. Angka ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Arab Saudi menjadi negara tujuan terbanyak kedua setelah Malaysia, yaitu sebesar 17,41 persen.Negara tujuan terbanyak ketiga yaitu Singapura, sebesar 17 persen wisnas selama tahun 2023. Rata-rata lama Perjalanan wisnas di tahun 2023 adalah 15,05 malam per perjalanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.