BPBD Manggarai Barat Siaga Berbagai Bencana saat Distribusi Logistik Pemilu
📅 Senin, 29 Jan 2024, 00:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Gecio Viana
Labuan Bajo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan siap siaga dalam menangani berbagai bencana alam yang terjadi saat pendistribusian logistik pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
"Kamistand by24 jam, kapan saja kita diminta untuk penanganan bencana saat distribusi logistik pemilu, kami sangat siap siaga," kata Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Barat Isfridus Tobong dihubungi dari Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, Minggu.
Dia menjelaskan potensi rawan bencana yang perlu diwaspadai di Kabupaten Manggarai Barat yakni gelombang tinggi perairan laut saat mendistribusikan logistik pemilu di wilayahkepulauan.
Selanjutnya, bencana banjir dan tanah longsor juga berpotensi terjadi di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Kuwus, Kecamatan Kuwus Barat, Kecamatan Ndoso dan Kecamatan Welak.
"Lalu ada satu desa di Macang Pacar adalah Desa Nggilat, itu banjir karena kampung di pinggir kali, begitu juga Desa Bari. Mestinya di situ harus ada peralatan perahu karet, kalau teman-teman KPU ada dana maka harus siapkan itu," ujarnya.
Sejauh ini, katadia, BPBD Manggarai Barat secara konsisten melakukan koordinasi lintas sektor dan kementerian/lembaga guna mengantisipasi bencana alam di daerah itu.
"Kita tidak bisa prediksi situasi, kadang kering kadang hujan, kami selalu berikan imbauan untuk warga tetap waspada dan kami selalu koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Cipta Karya, Sumber Daya Air dan Tata Ruang, sertaDinas Sosial," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!