Raja Charles dalam Kondisi Baik Pasca Operasi Prostat
📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 13:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AP
LONDON - Raja Inggris Charles III disebut dalam kondisi "baik-baik saja" setelah menjalani operasi prostat pada Jumat (26/1) di klinik swasta yang sama tempat menantu perempuannya sedang dalam masa pemulihan dari operasi.
Raja berusia 75 tahun ini terlihat tiba di The London Clinic pada Kamis pagi ditemani istrinya, Ratu Camilla.
Catherine Princess of Wales, istri Pangeran William, putra sulung Charles, telah menghabiskan 11 hari di rumah sakit yang sama setelah operasi perut.
Tidak diketahui berapa lama raja akan dirawat di rumah sakit, namun surat kabar The Times mengatakan, Charles diperkirakan akan dirawat selama dua hari untuk pemulihan.
Laporan media Inggris mengatakan, dia "baik-baik saja" setelah operasi, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya. Dan Charles sebelumnya mengunjungi Kate sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Raja pagi ini dirawat di rumah sakit London untuk menjalani perawatan terjadwal," kata Istana Buckingham.
"Yang Mulia ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengirimkan ucapan selama seminggu terakhir dan senang mengetahui bahwa diagnosisnya berdampak positif pada kesadaran kesehatan masyarakat."
Camilla terlihat meninggalkan rumah sakit usai suaminya menjalani operasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pejabat kerajaan mengambil langkah yang tidak biasa pada minggu lalu dengan mengeluarkan buletin mengenai kesehatan raja. Buletin itu mengungkapkan bahwa raja menderita pembesaran prostat namun kondisi tersebut tidak berbahaya.
Perdana Menteri Rishi Sunak pada Jumat berharap Raja Charles segera pulih dari prosedur tersebut, kata juru bicara Downing Street.
Raja diberitahu mengidap penyakit tersebut, yang umum terjadi pada pria berusia di atas 50 tahun dan mempengaruhi buang air kecil, setelah mengalami gejala dan melakukan pemeriksaan.
Dia ingin membagikan informasi terkait diagnosisnya secara publik untuk mendorong kaum pria yang mungkin mengalami gejala yang sama agar berkonsultasi ke dokter.
Pengumuman raja mendorong lonjakan pencarian di internet untuk istilah "pembesaran prostat" di situs web Layanan Kesehatan Nasional (NHS) yang dikelola pemerintah.
Pembesaran prostat, yang gejalanya berupa sering ingin buang air kecil dan kesulitan mengosongkan kandung kemih, biasanya tidak dianggap sebagai kondisi serius atau indikator risiko kanker prostat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!