Lima Fakta dan Mitos tentang Pola Makan Sehat Menurut Dokter Gizi
📅 Selasa, 23 Jan 2024, 20:29 WIB | Oleh: Haryo BronoIa menyarankan untuk memilih jenis olahraga kardio intensitas sedang yang seimbang, seperti jalan cepat, berenang, ataujogging. Untuk penguatan otot, bisa melakukan olahraga sepertipush up, plank, sit up.
Boleh makan apa saja saat 'jendela makan' ketika jalani puasa intermiten (intermittent fasting) merupakan mitos. Faktanya, jendela makan saatintermittent fasting adalah waktu untuk memenuhi segala kebutuhan tubuh secara seimbang.
Ia menegaskan bukan bisa makan apa saja, tetapi pemenuhan asupan karbohidrat, protein dan lemak serta vitamin mineral dengan komposisi secara seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh pada waktu jendela makan. Disarankan untuk konsultasi dengan dokter gizi atau ahli gizi agarintermittent fastingbisa berjalan dengan optimal.
"Tujuan dari intermittent fasting adalah mengurangi massa lemak tubuh, bukan menurunkan berat badan saja. Jika massa otot ikut menurun, maka akan menyebabkan seseorang jadi mudah sakit, mudah lelah, rambut rontok, sehingga efek produktivitas menurun," ujar dr. Putri bersama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!