Kecelakaan saat Libur Natal dan Tahun Baru 2024 Turun 12 Persen
Jumat, 19 Jan 2024, 03:03 WIBMenhub menyebut lonjakan pergerakan libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 bisa ditangani dan berjalan lancar hingga tingkat kecelakaan turun 12 persen.
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan lonjakan pergerakan libur Natal 2023 dan tahun baru 2024 bisa ditangani serta berjalan aman dan lancar. Tingkat kecelakaan turun 12 persen dari sebelumnya 3.800 kejadian menjadi 3.400 kejadian.
"Lonjakan pergerakan libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 dapat diantisipasi dan berjalan secara selamat, aman dan lancar. Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan para pemangku kepentingan melakukan hal ini dengan baik," ujar Budi Karya Sumadi dalam Rapat Evaluasi Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (18/1).
Dia juga mengatakan, Kemenhub bekerja sama dengan operator telekomunikasi untuk melihat jumlah pergerakan masyarakat selama libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Berdasarkan resume hasil Positioning Mobile Data (PMD) yang dilakukan dari 16 Desember 2023 sampai dengan 1 Januari 2024, tercatat sebanyak 126 juta pergerakan masyarakat keluar provinsi maupun di dalam provinsi.
Kemenhub juga melakukan pengamatan terhadap pergerakan kendaraan golongan I yang keluar Jabodetabek tercatat 2,3 juta kendaraan, sedangkan kendaraan golongan I yang masuk ke Jabodetabek tercatat 2,3 juta kendaraan.
"Ini suatu angka yang naiknya proporsional dan menurut hemat kami angka-angka yang baik karena tidak semua orang mudik ke kampung halaman, tetapi banyak juga yang melakukan perjalanan ke Jakarta yang membuat penerbangan, kereta api, dan bus menjadi efisien," kata Budi Karya Sumadi.
Sedangkan untuk pergerakan dari barat ke timur secara umum, terutama Jakarta ke Semarang, Kemenhub mencatat kendaraan yang melalui Tol MBZ dengan kecepatan 81,1 km/jam dan kendaraan yang melalui Tol Jakarta - Cikampek eksisting dengan kecepatan 81 km/jam.
Selain itu, untuk pergerakan dari Semarang ke Jakarta di mana kendaraan melalui Tol MBZ tercatat dengan kecepatan 84,9 km/jam dan kendaraan yang melalui Tol Jakarta - Cikampek eksisting tercatat dengan kecepatan 83,5 km/jam.
Terkait kecelakaan pada Natal dan tahun baru kali ini, Budi Karya Sumadi mengatakan turun 12 persen dari sebelumnya 3.800 kejadian menjadi 3.400 kejadian.
Perbaiki Sinyal
Dalam kesempatan itu, Menhub juga mengatakan pada tahun 2024 ini pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki semua sinyal dan meningkatkan jalur tunggal kereta (single track) menjadi jalur ganda (double track) di sektor perkeretaapian.
"Pada tahun ini kami melakukan perbaikan semua sinyal dan mengupayakan semaksimal single track menjadi double track," ujarnya.
Menurut Budi Karya, Kemenhub sebagai regulator bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah melakukan evaluasi berkaitan dengan kecelakaan kereta api (KA) yang terjadi di petak jalan antara Stasiun Haurpugur dan Stasiun Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, dan juga kecelakaan kereta di Tanggulangin, Jawa Timur. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Visual Karya Lukis Siswa BINUS SCHOOL Simprug Jadi Pameran Peduli Lingkungan
-
Insentif Guru Honorer Naik Rp100 Ribu Mulai 1 Januari 2026, Pemerintah Juga Diminta Perhatikan Tenaga Administratif
-
Mudik Nataru 2025/2026 Diprediksi Memuncak 20 Desember, Berikut Daftar Terminal yang Siap
-
Konsumen Dibebani Biaya Tambahan, Service Charge Dipertanyakan Legalitasnya
-
Prabowo Subianto Salurkan 1.123 Sapi Meugang untuk 852 Desa di Aceh Utara, Anggaran Rp19,5 Miliar
-
Kondisi Tol Cipali Ramai Lancar pada Musim Libur Natal dan Tahun Baru
-
Kata AirNav Indonesia, Dimasa Nataru Ini Jakarta-Denpasar Masih Jadi Rute Favorit Wisatawan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.