Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Tolak Jadikan HAM dan Demokrasi Dalih Campuri Urusan Negara Lain

📅 Rabu, 17 Jan 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Tolak Jadikan HAM dan Demokrasi Dalih Campuri Urusan Negara Lain Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi.

Istanbul - Beijing menolak mencampuri urusan dalam negeri negara lain dengan dalih hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi, kata Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dalam pertemuannya dengan Presiden Tunisia Kais Saied.

"Kami menentang memaksakan nilai-nilai kami sendiri kepada pihak lain, mengubah negara lain sesuai dengan standar kami sendiri, ataupun mencampuri urusan dalam negeri dengan dalih HAM dan demokrasi," kata Wang.

Pernyataan itu, menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada Selasa, disampaikan Wang kepada Saiddalam pertemuan mereka di Tunis, ibu kota Tunisia, Senin (15/1).

Wang, kataKemenlu Tiongkok melalui pernyataan, mengatakan dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan ketidakstabilan, dan bahwa unilateralisme, politik kekuasaan, dan hegemoni masih merajalela.

Wang berada di Tunisia sebagai bagian dari lawatannya ke Afrika, yang juga mencakup kunjungan ke Mesir, Togo, dan Pantai Gading. Setelah itu, dia akan melakukan kunjungan ke Amerika Latin.

Dia mengatakan Beijing "ingin memperkuat persatuan dan kerja sama" dengan Tunisia saat kedua negara merayakan 60 tahun hubungan diplomatik.

"Kedua negara telah saling percaya dan melakukan kerja sama yang saling menguntungkan berdasarkan rasa saling percaya dan perlakuan yang setara," kata menlu Tiongkok itu.

Sementara itu, Saied menyatakan dukungannya pada prinsip Satu Tiongkok.Tunisia, ujarnya, akan terus berpartisipasi aktif dalam Inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok, "belajar dari pengalaman sukses Tiongkok, dan mendorong modernisasi dengan karakteristik Tunisia."

Tiongkok mendukung Tunisia dalam "mempertahankan kedaulatan, kemerdekaan, dan martabat nasional, menjajaki jalur pembangunan yang sejalan dengan kondisi nasionalnya, dan secara mandiri memajukan proses reformasi nasional," kata Wang kepada Saied.

"Kami siap mengonsolidasikan rasa saling percaya secara politik di antara kedua belah pihak, memperdalam kerja sama di berbagai bidang, (dan) mempercepat pembangunan dan revitalisasi masing-masing," katanya, menambahkan.

Kedua belah pihak juga mendiskusikan konflik yang masih berlangsung antara Palestina dan Israel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.