Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Tingkatkan Kewaspadaan Banjir Hadapi Musim Hujan di Musi Banyuasin

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Tingkatkan Kewaspadaan Banjir Hadapi Musim Hujan di Musi Banyuasin Doc: ANTARA/Yudi Abdullah
Ket. Arsip foto - Permukiman di daerah aliran Sungai Musi.

Palembang - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menghadapi musim hujan 2024 ini meningkatkan kewaspadaan kemungkinan terjadinya bencana banjir.

"Menghadapi musim hujan tahun ini perlu peningkatan kewaspadaan agar bisa dicegah timbulnya korban jiwa dan kerugian harta benda yang besar ketika terjadi banjir akibat air sungai meluap," kata Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin Apriyadi Mahmud di Sekayu, Selasa.

Dia menjelaskan untuk meningkatkan kewaspadaan, pihaknya menginstruksikan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Banyuasin dan instansi terkait bersinergi melakukan berbagai tindakan antisipatif.

Tindakan antisipatif atau pencegahan seperti melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai ancaman bencana banjir sehingga mereka bisa melakukan berbagai persiapan.

Kemudian menyiapkan tim penanggulangan banjir, peralatan evakuasi, dan bantuan sosial.

Dengan persiapan itu, jika sewaktu-waktu terjadi banjir masyarakat dapat menentukan tindakan apa yang harus dilakukan agar tidak menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang besar.

Begitu juga dengan tim penanggulangan bencana, dapat dengan cepat diturunkan ke lokasi bencana untuk membantu evakuasi masyarakat ke tempat yang aman serta menyalurkan bantuan bahan makanan dan peralatan yang dibutuhkan korban bencana.

Kesiapsiagaan tim penanggulangan bencana Pemkab Musi Banyuasin sudah teruji, terbukti ketika terjadi banjir di kawasan Desa Kertajaya, Kecamatan Sungai Keru, Senin (8/1) dengan cepat membantu masyarakat.

"Gerak cepat tim penanggulangan banjir turun membantu masyarakat yang terdampak banjir tahunan akibat meluapnya air Sungai Sake akan terus dimotivasi agar mereka bekerja lebih baik lagi ke depan, karena ancaman banjir sewaktu-waktu bisa saja muncul," ujar Pj Bupati Apriyadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.