Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Restrukturisasi Holding BUMN Pangan Dikebut

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 11:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Restrukturisasi Holding BUMN Pangan Dikebut Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah terus mengebut penyelesaian restrukturisasi PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan upaya penyehatan Holding BUMN Pangan tersebut selesai dalam waktu sembilan bulan.

"Enggak ada pilihan, saya enggak mau ini tidak beres (selesai) di sembilan bulan ini. Saya enggak mau ninggalin masalah ini ke periode berikutnya," ujar Wakil Menteri BUMN, Kartiko Wirjoatmodjo (Tiko) saat menghadiri perayaan 2 Tahun ID FOOD di Jakarta, Senin (8/1).

Tiko menyebut sangat menyayangkan restrukturisasi ID FOOD baru dilakukan pada 2023. Karenanya, dirinya mendorong untuk percepatan restrukturisasi.

"Saya perasaan beresin Garuda, Jiwasraya dari 2019, ini kenapa baru 2023 (ID FOOD), mau 2024 baru mulai. Ini saya juga bingung baru sekarang beresin keuangannya, jadi ini harus kita beresin selesai di tahun 2024 sebelum pergantian pemerintahan," kata Tiko.

Tiko mengatakan, hal utama yang perlu dibenahi dari ID FOOD adalah perbaikan keuangan. Kondisi ini akan berkontribusi kepada pemegang saham maupun pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, hal fundamental lainnya adalah transformasi bisnis model agar lebih fokus pada bidangnya masing-masing. Seperti diketahui, ID FOOD bergerak di tiga bidang usaha yakni agroindustri, farmasi dan alat kesehatan.

"Fokus juga harus kita rapikan, mana yang on farm, mana yang o_ farm, mana yang ke luar logistik, mana yang ke luar trading, mana yang penugasan, mana yang komersil," kata Tiko.

Target Naik

Pada kesempatan sama, Direktur Utama ID FOOD Frans Marganda Tambunan optimistis mencapai target laba bersih perusahaan tahun ini yang dinaikkan sebesar 30 persen menjadi 160 miliar rupiah. ID FOOD juga meningkatkan target pendapatan dari Holding BUMN Pangan tersebut menjadi 19,5 triliun rupiah pada 2024.

Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan tiga transformasi utama, yakni di bidang keuangan, model bisnis dan operasional. "Jadi keuangan, model bisnis, dan operasional ini satu paket tidak bisa dipisahkan. Itu kenapa Pak Wamen (Kartika Wirjoatmodjo) tadi push untuk tiga ini," kata Frans.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.