Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Usut Tuntas, Polres Tabalong Olah TKP terkait Tiga Orang Tewas di Penampungan Air

📅 Minggu, 07 Jan 2024, 04:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Usut Tuntas, Polres Tabalong Olah TKP terkait Tiga Orang Tewas di Penampungan Air Doc: ANTARA/HO-Polres Tabalong
Ket. Anggota Polsek Murung Pudak, Polres Tabalong, bersama tim BPBD dan UPBS setempat mengevakuasi salah satu korban tenggelam di penampungan air di Komplek Linda Regency, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/1/2024).

Tabalong - Usut tuntas, Polres Tabalong jajaran Polda Kalimantan Selatan mengolah tempat kejadian perkara (TKP) usai tiga orang meninggal dunia akibat tenggelam di tempat penampungan air sekitar Komplek Linda Regency Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pundak.

Kapolres Tabalong AKBP Anib Bastian di Tabalong, Kalsel, Sabtu, mengatakan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tabalong Iptu Galih Putra Wiratama bersama Kapolsek Murung Pundak Iptu Suwito memimpin olah TKP dan mengamankan lokasi kejadian.

"Tiga orang dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam di tempat penampungan air yang dijadikan kolam pemancingan, korban langsung dibawa ke ke RSUD H Badaruddin Kasim Tanjung," kata Anib.

Kapolres mengungkapkan identitas tiga korban tewas tenggelam tersebut, yakni MS (50), AP (52) dan RJ (50).

Diketahui, pihak pengelola atau pengembang Komplek Linda Regency membuat tempat penampungan air berukuran 50 meter x 50 meter untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Komplek Linda Regency 8 dan sekitarnya.

Anib menuturkan karena curah hujan yang tinggi menyebabkan ketinggian air kolam tersebut meningkat dan semakin dalam hingga meluap.

Menurut keterangan saksi S (49), ketiga korban yang juga temannya itu sepakat untuk memancing di tempat penampungan air buatan persis di belakang Perumahan Linda Regency 8 Kelurahan Mabuun pada Sabtu pagi.

Kapolres mengatakan saat korban tiba dan hendak memancing, S melihat korban MS yang berada di seberang berupaya untuk pindah lokasi memancing, saat berjalan menyisir kolam korban, MS diduga terperosok dan masuk ke penampungan air tersebut.

Melihat rekannya jatuh, korban AP meminta tolong kepada saksi S karena MS tidak bisa berenang, lalu S berusaha membantu MS, namun saksi juga hampir tenggelam kemudian menepi dengan berpegangan rumput yang ada di sisi kolam.

Melihat hal tersebut, korban AP juga ikut membantu menyelamatkan korban, namun ikut tenggelam bersama MS.

Korban RJ yang juga melihat kejadian tersebut juga ikut membantu AP dan MS yang sudah tenggelam.

Sebelum menyebut ke kolam, RJ sempat meminta S untuk menghubungi tim penyelamat dan kemudian berenang menuju AP dan MS, namun RJ pun ikut tenggelam.

Saksi S meminta bantuan warga Komplek Linda Regency 8 dan menceritakan kronologis tiga korban yang tenggelam tersebut.

Selanjutnya, anggota Polsek Murung Pudak dan SPKT Polres Tabalong dibantu tim SAR gabungan, UPBS Wilayah Tengah, BPBD, dan Damkar Pemkab Tabalong mencari ketiga korban tenggelam tersebut.

"Sekitarpukul 16.30Wita, korban MS dan RJ ditemukan di lokasi kejadian dan satu korban lainnya ditemukan satu jam kemudian," kata Kapolres.

Kapolres mengingatkan warga agar lebih berhati-hati mengingat curah hujan tinggi dan sudah tiga kejadian warga tenggelam selama sepekan terakhir di Tabalong.

Sebelumnya, dua murid sekolah dasar (SD) di Desa Sei Pimping dan satu siswa SMP di Desa Kitang Kabupaten Tabalong, juga ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam pada beberapa waktu lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.