Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Menag Sampaikan Pesan Keberagaman di Perayaan Natal Oikumene

📅 Sabtu, 06 Jan 2024, 00:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Menag Sampaikan Pesan Keberagaman di Perayaan Natal Oikumene Doc: ANTARA/Rendra Oxtora
Ket. Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menyerahkan bantuan sepeda motor kepada keuskupan agung yang ada di Pontianak, Ketapang, Sintang dan Sanggau pada perayaan Natal Oikumene di Pontianak, Jumat malam (5/1/2024).

Pontianak - Keren, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan pesan kepada masyarakat Kalimantan Barat, khususnya kepada umat Kristen agar dapat terus menjaga keharmonisan dari keberagaman yang ada di Kalbar, dalam memaknai perayaan Natal Oikumene tahun ini.

"Saya sangat senang bisa hadir di Pontianak malam ini, karena bisa menghadiri perayaan Natal Oikumene bersama umat Kristiani yang ada di Kalbar. Sebagai wakil dari pemerintah tentu kita senang melihat situasi yang rukun seperti ini," kata Yaqut Cholil Qoumas saat menghadiri perayaan Natal Oikumene di Pontianak, Jumat malam.

Dalam sambutannya, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Indonesia dikaruniai dengan keberagaman ras, agama dan adat istiadat yang merupakan hadiah besar dari Tuhan YME.

"Keragaman perbedaan yang kita miliki harus tetap kita jaga agar tetap selalu harmonis. Hal ini terbukti, dalam perayaan Natal Okumene di Pontianak ini, tamu undangan yang hadir tidak hanya dari umat Kristiani tetapi juga ada dari umat beragama lain yang mencerminkan keharmonisan kita," tuturnya.

Menurutnya, penyelenggaraan Natal Oikumene tahun 2023 yang dirayakan pada tahun 2024 ini membawa pesan damai dan semangat bagi semua masyarakat.

"Saya ini Muslim, demikian pak Pj Gubernur dan Pak Pangdam XII Tanjungpura serta beberapa tamu undangan lainnya beragama Muslim dan kami semua memegang teguh keyakinan yang kami anut dan tidak ada alasan untuk tidak bersaudara dengan saudara kami yang beragama Nasrani dan agama lainnya," katanya.

Dia menegaskan, meskipun yang hadir di perayaan itu berbeda agama dan keyakinan namun segala sesuatu yang berbeda tidak harus dibedakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kita semua harus menyadari bahwa sepenuhnya kita ini adalah makhluk Tuhan yang harus hidup rukun di negara ini," kata Yaqut Cholil Qoumas.

Di tempat yang sama, UskupAgung Pontianak Mgr. Agustinus Agus mengatakan bulan Februari tahun 2024 ini kita akan merayakan pesta demokrasi untuk memilih wakil rakyat dan pemimpin bangsa, sehingga pada kegiatan tersebut harus dilakukan dengan penuh kegembiraan dengan mengedepankan persatuan.

"Oleh karena itu diperlukan kebijaksanaan dan kedewasaan dalam menyikapi pilihan politik yang berbeda dengan menghindari kebencian antar sesama demi meraih kemenangan bersama," tuturnya.

Sementara itu, Pj Gubernu Kalbar, Harisson menyampaikan Pemerintah Provinsi Kalbar telah mewujudkan komitmennya untuk membantu menyukseskan kegiatan Natal Oikumene yang dilaksanakan di Pontianak dengan mensupport anggaran.

Dirinya berharap kegiatan Natal Oikumene tahun ini bisa memelihara dan mewujudkan nilai-nilai kebersamaan dari seluruh komponen umat beragama yang ada di Kalimantan Barat.

"Kita bersyukur perayaan Natal dan Tahun Baru pada tahun ini bisa berlangsung dengan tenang, di mana masyarakat Kristiani bisa melaksanakan ibadah di Gereja dengan tenang tanpa adanya gangguan, sehingga kedamaian ini diharapkan bisa terus terjaga," kata Harisson.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.