Pasar Terus Cermati Kebijakan The Fed
📅 Selasa, 02 Jan 2024, 09:21 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah, hari ini (2/1). Pasar terus mencermati kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed.
Nilai tukar mata uang rupiah di akhir perdagangan Jumat, meningkat 19 poin ke Rp15.399 per dolar AS di tengah melemahnya pasar tenaga kerja ASyang ditunjukkan oleh angka klaim pengangguran AS yang semakin meningkat.
Sementara Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) pada Jumat (29/12) melemah ke posisi Rp15.439 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp15.416 per dolar AS.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, YB. Suhartoko mengatakan, volatilitas nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS tahun 2024 makan dipengaruhi oleh bagaimana intensitas The Fed menaikkan suku bunga bunga, timing BI dalam merespon kenaikan suku bunga The Fed, kemampuan BI dalam intervensinya di pasar valas dan yang terakhir kemampuan pemerintah mengendalikan inflasi.
"Melihat kondisi yang akan terjadi di tahun 2024, nampaknya potensi melemahnya rupiah akan terjadi,"paparnya di Jakarta, Senin (1/1).
Sebaiknya Anda baca juga:
Karenanya menurut Suhartoko, upaya penggunaan rupiah untuk transaksi domestik serta mengurangi penggunaan dolar AS untuk transaksi internasional. Serta pengendalian inflasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!