Berkat Kerja Keras Selama Ini, BKKBN: Prevalensi Stunting di Kabupaten Barru Paling Rendah di Sulsel
📅 Selasa, 02 Jan 2024, 23:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara/ Suriani Mappong
Makassar - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Shodiqin mengatakan angka prevalensi stuntingpaling rendah di Sulsel adalah di Kabupaten Barru.
"Untuk kabupaten yang terendah stuntingnya di Sulsel adalah di Kabupaten Barru yakni sebesar 14,1 persen," kata Shodiqin di Makassar, Selasa.
Sementara angka prevalensi stunting tertinggi, lanjut dia, masih disandang Kabupaten Jeneponto yang angkanya mencapai 39 persen.
"Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan, mengingat angka rata-rata prevalensistuntingSulsel saja tercatat hanya 27,4 persen pada 2022 dan pada 2023 turun menjadi 27,2 persen. Angka stunting di Sulsel hanya turun 0,2 persen pada 2023," jelasnya.
Shodiqin menambahkan, banyak faktor yang menyebabkan lambannyaprogres penurunan angka stuntingdi daerah itu.
Khusus untuk Jeneponto, banyaknya pernikahan dini menjadi salah satu penyebab banyaknya anak yang menderitastunting.
"Selain itu juga pola asuh, pola perilaku dan pola makan sangat mempengaruhi munculnya kasusstunting, kendati lembaga dan instansi lintas sektoral sudah turun bersama melakukan berbagai upaya di lapangan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!