Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kasus Bapak Aniaya Anak Hingga Tewas di Semarang Ini Masih Diselidiki

📅 Senin, 01 Jan 2024, 23:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus Bapak Aniaya Anak Hingga Tewas di Semarang Ini Masih Diselidiki Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi penganiayaan.

Semarang - Polisi menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang bapak yang menewaskan anak laki-lakinya di Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin.

Kapolrestabes Kombes Pol.Irwan Anwar mengatakan kasus tersebut dalam penanganan Satreskrim Polrestabes Semarang.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial GS (22) yang diduga tewas setelah dipukul oleh ayahnya sendiri, SM (60), dengan menggunakan kayu dan batu.

Dari informasi yang dihimpun, tindakan itu dilakukan karena pelaku ingin melindungi anak laki-lakinya yang lain yang juga adik korban, JW (18).

"Peristiwa bermula ketika korban pulang ke rumah dalam kondisi mabuk," kata Irwan.

Korban diduga terlibat perselisihan dengan adiknya dan mengancam dengan sebilah pisau.

Pelaku yang mendengar keributan itu kemudian menghampiri korban dan memukulkan batang kayu ke bagian kepala dan tubuh.

Setelah korban jatuh, pelaku kemudian memukulkan batu ke kepala korban.

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Semarang Kompol Andika Dharma Sena membenarkan pelaku sudah diamankan.

Menurut dia, petugas juga melakukan olah TKP yang berada di rumah pelaku.

Sementara jenazah korban dibawa ke RS Dr.Kariadi Semarang untuk diautopsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.