Korban Jiwa Akibat Gempa di Tiongkok Bertambah Jadi 149 Orang, 2 Masih Hilang

Senin, 25 Des 2023, 13:55 WIB

BEIJING - Korban tewas akibat gempa bumi di Tiongkok bertambah menjadi 149 orang, dua orang masih bellum ditemukan setelah gempa melanda bagian barat laut negara itu pekan lalu.

Dilaporkan Associated Press, gempa berkekuatan 6,2 melanda daerah pegunungan terpencil antara provinsi Gansu dan Qinghai pada 18 Desember, menyebabkan rumah-rumah hancur dan memicu tanah longsor yang menggenangi dua desa di provinsi Qinghai.

Ket. Foto: Foto yang dirilis kantor berita Xinhua memperlihatkan para tentara membersihkan puing-puing rumah yang hancur akibat gempa M6,2 yang menguncang sejumlah wilayah di Gansu, Tiongkok pada 20 Desember 2023. — Sumber: AP/Xinhua

Stasiun penyiaran pemerintah CCTV mengatakan pada Senin (25/12), jumlah korban tewas di kota Donghai di Qinghai telah bertambah satu orang, menjadi 32 orang, dan tim penyelamat masih mencari dua orang yang hilang. Di Gansu, pihak berwenang melaporkan 117 orang tewas.

Hampir 1.000 orang terluka dan lebih dari 14.000 rumah hancur dalam bencana gempa bumi paling mematikan di Tiongkok sembilan tahun terakhir ini.

Murid-murid sekolah dasar di daerah Jishishan di Gansu belajar di tenda-tenda pada hari Senin, media pemerintah melaporkan. Pemerintah setempat mengatakan akan menggunakan liburan musim dingin yang akan datang untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak dan mendirikan bangunan sementara sehingga kelas dapat dilanjutkan seperti biasa pada semester musim semi.

Pihak berwenang juga bergegas mendirikan perumahan sementara bagi para penyintas yang menghadapi suhu jauh di bawah titik beku. Media CGTN mengatakan, gelombang pertama sebanyak 500 unit rumah sementara telah dibangun untuk penduduk di Meipo, sebuah desa di Gansu, pada Jumat malam.

Lebih dari 87.000 orang telah dimukimkan kembali setelah gempa.

Gempa menyebabkan kerugian ekonomi yang diperkirakan bernilai puluhan juta dollar pada industri pertanian dan perikanan, menurut media pemerintah.

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang pada hari Sabtu mengunjungi beberapa desa di Gansu dan sebuah kabupaten di Qinghai dan mendesak pihak berwenang untuk memperbaiki kondisi kehidupan para penyintas, lapor Kantor Berita resmi Xinhua.

Li mengatakan prioritas utama upaya bantuan adalah memastikan masyarakat tetap hangat dan aman di musim dingin.

Pemakaman korban meninggal diadakan sepanjang minggu, beberapa di antaranya mengikuti tradisi Muslim.

Gempa tersebut terjadi di bagian barat negara tersebut, termasuk provinsi Gansu, Qinghai, Sichuan dan Yunnan, serta wilayah Xinjiang dan Tibet.

Gempa paling mematikan di negara ini dalam beberapa tahun terakhir adalah gempa berkekuatan 7,9 pada 2008 yang menyebabkan hampir 90.000 orang tewas atau diperkirakan tewas dan menghancurkan kota-kota dan sekolah-sekolah di provinsi Sichuan, sehingga mendorong upaya bertahun-tahun untuk membangun kembali dengan bahan yang lebih tahan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.