Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peletak Fondasi Ekonomi Frans Seda Perlu Diapresiasi

📅 Rabu, 20 Des 2023, 14:44 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Peletak Fondasi Ekonomi Frans Seda Perlu Diapresiasi Doc: Istimewa.
Ket. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa (kiri) saat penyerahan buku Frans Seda beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Pemerintah didorong untuk memberikan penghargaan kepada para tokoh bangsa yang sudah meletakan dasar ekonomi di negara ini. Sebab, berkat merekalah Indonesia memiliki fundasi ekonomi kerakyatan yang kuat.

Frans Seda, nama lengkapnya Franciscus Xaverius Seda, adalah seorang tokoh yang meninggalkan jejak abadi dalam sejarah Indonesia, dan patut diangkat sebagai pahlawan. Dalam konteks penghargaan tertinggi yang dapat diberikan kepada seseorang, yaitu gelar pahlawan, Frans Seda mewakili esensi dari kriteria tersebut

Hal ini disampaikan oleh DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa di Jakarta, Rabu (20/12). Dia mengatakan bahwa kontribusi luar biasa dari Frans Seda dalam merintis dan membentuk dasar-dasar ekonomi Indonesia pasca-kemerdekaan.

"Bukan hanya tindakan heroik di masa lalu, tetapi juga pencapaian berkelanjutan dalam memajukan kesejahteraan masyarakat,"ucapnya

Marcellus yang merupakan Ketua Bidang Penataan dan Distribusi Kader Pengurus Pusat Pemuda Katolik ini menegaskan bahwa integritas moral dan etika tinggi yang dimiliki oleh Frans Seda juga menjadi alasan kuat untuk penganugerahan gelar pahlawan.

"Kejujurannya, dedikasinya terhadap kepentingan umum, dan sikap adilnya dalam berbagai situasi menjadikannya teladan positif bagi masyarakat," ujar Marcellus Hakeng.

Dirinya menambahkan bahwa Frans Seda adalah contoh nyata bahwa gelar pahlawan bukan sekadar pengakuan atas tindakan heroik semata, melainkan bentuk penghargaan untuk kontribusi luar biasa, visi jangka panjang, dan integritas pribadi yang tinggi.

"Sebagai pemimpin dan pemikir, "Frans Seda mewariskan inspirasi bagi generasi mendatang untuk terus berkonntribusi dalam memajukan bangsa dan mencapai kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," kata Marcellus.

Marcellus Hakeng juga menjelaskan bahwa Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) akan merasakan kebahagiaan yang mendalam jika Frans Seda dianugerahi gelar pahlawan nasional.

Gelar ini bukan hanya sebagai penghargaan, tetapi juga sebagai simbol atas dedikasi luar biasa Frans Seda terhadap perjuangan dan pembangunan bangsa, khususnya dalam konteks NTT.

"Dengan penganugerahan gelar pahlawan, masyarakat NTT akan merayakan warisan besar yang telah ditinggalkan oleh tokoh ini, merasa dihormati atas kontribusi gemilangnya, dan melihat pengakuan resmi dari negara terhadap peran signifikan Seda dalam membentuk sejarah dan kesejahteraan Indonesia, yang efeknya masih terasa hingga saat ini," tambah Marcellus Hakeng.

Dalam konteks saat ini, Dr. Marcellus Hakeng menyampaikan pesan bahwa calon presiden dan calon wakil presiden yang memperhatikan serta mendukung pengakuan ini dapat membangun citra mereka sebagai pemimpin yang memahami sejarah dan kebutuhan khusus daerah-daerah seperti NTT.

"Menerima gelar pahlawan untuk Frans Seda dapat diartikan sebagai komitmen pemimpin masa depan untuk menghargai kontribusi lokal. Ini dapat menjadi faktor yang memengaruhi dukungan dan identifikasi masyarakat NTT terhadap kandidat tertentu dalam Pemilu 2024," imbuh Marcellus Hakeng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.