Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya, Irwan Hidayat: Jamu Indonesia Siap Jadi Bagian dari Gaya Hidup Sehat Global

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 01:15 WIB | Oleh:
Ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya, Irwan Hidayat: Jamu Indonesia Siap Jadi Bagian dari Gaya Hidup Sehat Global Doc: Koran Jakarta/Henri Pelupessy
Ket. Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat.

SEMARANG - PT Sido Muncul Tbk, bangga atas penetapan UNESCO jamu sebagai Warisan Budaya Tak Benda, yangpatut dilestarikan sebagai peran pentingnya dalam tradisi kesehatan masyarakat Indonesia.

Hal itu dikatakan Direktur PT Sido Muncul, Irwan Hidayat di Jakarta, Jumat (8/12).

Pihaknya, menyoroti pentingnya pengakuan UNESCO sebagai momen bersejarah bagi Indonesia dan perusahaan jamu terkemuka lainya, sebab jamu sebagai alternatif pengobatan tradisional dan kesehatan masyarakat di Indonesia.

"Saya bangga sekali UNESCO menetapkan jamu sebagai warisan budaya tak benda, dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan ini semua hasil kerja keras bersama teman-temen organisasi jamu (GP Jamu), pecinta jamu dan masih banyak lagi," ujar Irwan.

Diketahui, jamu resmi ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke-13 dari Indonesia oleh UNESCO. Penetapan itu diraih usai sidang ke-18 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage yang berlangsung di Kasane, Republik Botswana, Rabu (6/12) lalu.

Dengan pengakuan internasional UNESCO, Sido Muncul akan terus berinovasi dan ekspansi internasional untuk lebih memperkenalkan kekayaan jamu Indonesia ke dunia.

"Kami merasa memiliki tanggung jawab lebih besar untuk memperkenalkan jamu ke seluruh dunia," lanjut Irwan.

Sido Muncul juga akan membuka peluang bagi masyarakat internasional, untuk merasakan manfaat dari tradisi pengobatan alami Indonesia.

Pihaknya berharap dapat membuka peluang baru bagi industri jamu Indonesia dan mempromosikan citra positif tentang kekayaan alam dan budaya negara ini.

"Kami melihat potensi besar untuk mengenalkan jamu Indonesia sebagai bagian dari gaya hidup sehat global. Kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga internasional, untuk memastikan bahwa keberagaman dan manfaat jamu Indonesia dapat diakses oleh lebih banyak orang di seluruh dunia," ujarnya.

Sebelumnya, Indonesia juga telah berhasil mencatatkan 12 Warisan Budaya Takbenda Dunia UNESCO, yaitu Wayang (2008), Keris (2008), Batik (2009), Pendidikan dan Pelatihan Membatik (2009), Angklung (2010), Tari Saman (2011), Noken (2012), Tiga Genre Tari Bali (2015), Kapal Pinisi (2017), Tradisi Pencak Silat (2019), Pantun (2020), dan Gamelan (2021).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.