Warga Depok Berobat Cukup Bawa KTP

Jumat, 08 Des 2023, 04:00 WIB

DEPOK - Ada kegembiraan bagi warga Kota Depok sebab sekarang untuk berobat ke Puskesmas dan rumah sakit cukup membawa KTP. "Tentu berobatnya ke Puskesmas atau rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," tutur Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, Kamis (7/12).

Menurut dia, kebijakan bahwa sekarang warga Depok berobat cukup memakai KTP sudah berlaku sejak tanggal 1 Desember. Ini bisa terjadi karena Kota Depok sudah mencapai Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC).

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono. — Sumber: ANTARA/Feru Lantara

"Warga Depok berobat ke Puskesmas atau rumah sakit cukup memperlihatkan KTP baik yang belum punya BPJS maupun yang sudah punya BPJS," ucapnya. Dengan demikian, lanjutnya, tarif berobat di Puskesmas sudah tidak berlaku lagi. Sedangkan warga di luar Depok tetap harus membayar.

Imam mengajak, warga Depok yang sudah tinggal di Depok segera ubah KTP menjadi KTP Depok. Tujuannya, agar pelayanan kesehatannya gratis karena hanya memakai KTP. Sistem demikian akan memudahkan warga dalam mengurus kesehatannya karena tidak perlu ribet lagi seperti dulu. Maka, biar lancar berobatnya, mesti ber-KTP Depok.

Lebih jauh Imam Budi menambahkan, pemberlakuan berobat hanya memakai KTP tersebut juga akan diikuti penghapusan bantuan sosial (bansos) kesehatan. "Bansos kesehatan sudah tidak ada lagi. Kita cukup memakai KTP, langsung jadi BPJS-nya. Warga langsung dilayani pemeriksaan kesehatannya," ucapnya.

Di sisi lain, Imam mengakui, hingga kini belum seluruh rumah sakit yang beroperasi di Depok telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sebab masih ada tiga rumah sakit di Kota Depok yang belum bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Ketiganya adalah RS Puri Cinere, RS Anak Bangsa, dan RS Brawijaya.

Wakil Wali Kota mengharapkan ketiganya segera menjalin kerja sama. "Mudah-mudahan, ya. Sekarang mungkin lagi dalam proses. Saya berharap mereka segera dapat bekerja sama untuk melayani BPJS Kesehatan," ujar Imam

Imam menjelaskan, berobat menggunakan KTP di Depok sebenarnya tidak gratis, tapi biayanya ditalangi Pemkot Depok. Menurut Imam, biayanya tidak murah karena mencapai 112,8 miliar untuk 237.000 lebih warga Depok. "Jadi, warga yang tak sanggup membayar BPJS ditanggung Pemkot menggunakan anggaran pemerintah," ujarnya.

Program berobat hanya pakai KTP ada sejumlah kategori warga yang tidak dilayani yaitu berobat sakit karena kasus kekerasan dalam rumah tangga, kasus percobaan bunuh diri, dan perbuatan yang membahayakan. Imam mencontohkan perbuatan yang membahayakan seperti membuat konten tapi membahayakan diri, atau kegiatan untuk mempercantik diri seperti operasi plastik. Kegiatan-kegiatan seperti itu, pengobatannya tidak bisa memakai KTP.

Bagi warga Depok yang masih ada persoalan terkait masalah berobat dengan KTP baik rawat inap maupun rawat jalan, kata dia, bisa menghubungi call center atau pengaduan di 081285431490. "Mari warga Depok tetap jaga kesehatan. Kalau sakit cukup bawa KTP," ujar Imam.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.