Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Uji Coba Kapal Udara Google Harapan Bagi Transportasi Hijau

📅 Kamis, 07 Des 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Seluruh operasi dilakukan dalam kegelapan, bukan karena LTA Research menyembunyikan sesuatu, tetapi karena program uji terbang pesawat tersebut dimulai dengan sinar matahari pagi yang pertama.

Pelajaran pertama yang diharapkan para insinyurnya adalah bagaimana Pathfinder 1 memiliki sekitar satu juta kaki kubik helium dan kulit polimer tahan cuaca akan merespons efek pemanasan sinar matahari California.

"Kami memiliki metodologi canggih yang memungkinkan kami mereplikasi kondisi dunia nyata menggunakan tempat uji statis," kata Jillian Hilenski, insinyur mekanik senior di LTA Research. "Namun, uji penerbangan dinamis di atas kapal memberikan data terbaik tentang kesehatan dan efisiensi pesawat tersebut," tutur dia.

Pada awal September lalu, Federal Aviation Administration (FAA) mengeluarkan sertifikat kelaikan udara khusus untuk Pathfinder 1. Hal ini memungkinkan penerbangan uji di dalam dan sekitar Moffett Field dan Bandara Palo Alto di dekatnya, dan di bagian selatan Teluk San Francisco.

Uji coba tersebut awalnya akan dilakukan hanya beberapa meter dari permukaan tanah, dengan pesawat ditambatkan ke tiang tripod bergerak. Ini akan diikuti dengan manuver sederhana di sekitar Moffett Field, sebelum serangkaian penerbangan melintasi Teluk.

"Keuntungan melaju di atas air sangat banyak," kata Weston. "Pertama-tama, saat Anda keluar dari Moffett Field, udara di Teluk lebih lancar dibandingkan di tempat lain. Itu sangat penting. Dan lalu lintas di permukaan tidak terlalu padat, jadi itu juga merupakan nilai tambah yang besar," papar dia.

Keselamatan adalah prioritas utama Weston saat ia berupaya memperkenalkan kembali kapal udara kaku ke langit Amerika utara dan pada akhirnya ke dunia. Sebanyak 50 penerbangan pertama Pathfinder 1 yang tercakup dalam sertifikat FAA akan memungkinkan penerbangan tidak lebih tinggi dari 1.500 kaki, dan akan menggunakan dua pilot, bukan satu pilot yang dirancang untuk dibutuhkan oleh pesawat tersebut.

"Saya dapat menghitung dengan tangan saya sendiri jumlah perusahaan yang berada di wilayah yang lebih ringan dari udara, dan kita semua akan mengalami banyak kerugian jika ada yang mengalami masalah serius," kata dia.

Weston mengatakan LTA Research bekerja sama dengan FAA untuk memastikan bahwa apa pun yang dibuat perusahaannya memiliki jalur yang aman dan masuk akal menuju sertifikasi penuh.

"Penerbangan perdana terakhir pesawat seperti ini adalah Graf Zeppelin II pada tahun 1938," ujar dia saat sesi wawancara. "FAA bahkan belum ada pada saat itu," lanjut dia. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

47 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.