Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meski Ada yang Coba Halangi, Kejari Sampang Pastikan Pengusutan BLT Dana Desa Tetap Berlanjut

📅 Kamis, 07 Des 2023, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meski Ada yang Coba Halangi, Kejari Sampang Pastikan Pengusutan BLT Dana Desa Tetap Berlanjut Doc: ANTARA/ HO-Kejari Sampang
Ket. Sejumlah pejabat Kejari Sampang menemui massa pengunjuk rasa yang mengatas namakan diri Aliansi Masyarakat Sampang Bersatu di kantor Kejari Sampang, Rabu (6/12/2023). Mereka mendukung Kejari mengusut tuntas kasus dugaan korupsi BLT-DD 2020 yang terjadi di Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal.

Sampang - Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang Tri Satrio memastikan, pengusutan kasus dugaan korupsi bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) yang merugikan negara senilai Rp260 juga tetap berlanjut, meski ada pihak-pihak yang berupaya menghalangi upaya penegakan hukum itu.

"Kasus ini terus berlanjut dan dan percayalah sama kami. Cepat atau lambat,insyaallahakan ada tersangka baru," kata Tri Satrio saat menemui sekelompok massa yang mengatas namakan diri Aliansi Masyarakat Sampang Bersatu (AMSB) di kantor Kejari Sampang, Jawa Timur, Rabu.

Ia mengungkapkan, bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengumumkan tersangka baru tersebut

"Tolong sabar. Semua ada prosesnya, saya tidak mau menyebutkan siapa tersangka barunya. Tapi, dalam waktu dekat akan kita umumkan siapa saja yang terlibat dalam kasus korupsi bansos di Sampang ini," ungkapnya.

Ia juga menegaskan, bahwa dalam melakukan pengusutan, pihaknya bersikap profesional tidak takut diintervensi oleh pihak manapun.

"Kami tidak mau diintervensi oleh siapapun dan pihak manapun," katanya.

Unjuk rasa oleh kelompok yang mengatas namakan diri Aliansi Masyarakat Sampang Bersatu di Kantor Kejari Sampang, Rabu itu, sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen pemberantasan tindak pidana korupsi oleh institusi itu.

Ada 4 tuntutan yang dibacakan oleh koordinator lapangan (korlap) aksi Hanafi, yakni segera menetapkan tersangka Kepala Desa Gunung Rancak Muhammad Juhar, karena Kejari Sampang sudah menyita uang Rp260 juta dari hasil korupsi bantuan tersebut.

"Kedua, kami meminta Kejari segera menangkap dan menahan bendahara desa yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka," katanya.

Tuntutan ketiga, massa pengunjuk rasa meminta agar Kejari Sampang tidak mau diintervensi oleh siapapun dan pihak manapun juga.

"Kejari jangan takut diintervensi oleh preman berdasi," ucap Hanafi.

Keempat, Hanafi menegaskan, bahwa Aliansi Masyarakat Sampang Bersatu mendukung sepenuhnya upaya pemberantasan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kejari Sampang.

"Kami AMSB mendukung Kejari Sampang mengungkap dengan terang benderang kasus korupsi bansos Gunung Rancak dan menyeret semua yang terlibat," katanya, menegaskan.

Sebelumnya Kejari Sampang telah menetapkan Bendahara Desa Gunung Rancak berinisial S sebagai tersangka dalam kasus itu, akan tetapi yang bersangkutan tidak ditahan dengan dalih mempertimbangkan situasi keamanan desa.

Sementara itu, sekitar 40 personel Polres Sampang diterjunkan guna mengamankan aksi dukungan penegakan hukum oleh AMSB terhadap Kejari Sampang itu.

Aksi berlangsung tertib dan massa membubarkan diri setelah menyampaikan aspirasi dan ditemui langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Sampang Tri Satrio.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.