Danamon dan Adira Kerja Sama Lestarikan Kawasan Mangrove Tanjung Piayu
📅 Selasa, 05 Des 2023, 13:39 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: istimewa
JAKARTA - Berdasarkan data Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, sekitar 27 persen kawasan mangrove di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berada di Pulau Batam. Mayoritas kerusakan dan hilangnya lahan mangrove terjadi di kawasan hutan. Kerusakan mangrove di provinsi ini mencapai 37.364 hektar, dengan 24.624 hektar lahan mangrove yang rusak terletak di kawasan hutan.
Kawasan Mangrove Tanjung Piayu adalah salah satu dari sedikit hutan bakau yang tersisa di Batam, Kepri. Kawan saat ini sedang dalam proses rehabilitasi untuk sehingga diharapkan dapat memberi kontribusi pada lingkungan.
Untuk menjaga kawasan mangrove tersebut, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon), dan PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) berkolaborasi dengan menanam sebanyak 32.000 pohon mangrove. Selain itu keduanya juga membangun fasilitas pendukung seperti jembatan berbahan kayu dan poskomonitoring mangrove.
Seremoni kegiatan yang diadakan pada Sabtu, 2 Desember 2023 ini dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Batam, Lamhot Sinaga; Regional Corporate Officer Danamon Region Sumatera 1, Riana Suagiat, Head of HCGA Share Service Adira Finance, Awal Diyananda, beserta relawan Danamon dan Adira Finance. Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Danamon dan KPHL mengenai komitmen dalam penanaman dan pemantauan mangrove serta pengembangan komunitas.
"Perubahan iklim telah menyebabkan Pulau Batam mengalami ancaman kenaikan permukaan air laut. Sayangnya, seperti daerah lainnya, hutan mangrove yang menjadi pertahanan alamiah mengalami penjarahan dan alih fungsi lahan," kata Regional Corporate Officer Danamon Region Sumatera 1, Riana Suagiat melalui siaran pers Minggu (3/12).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia berharap, kolaborasi Danamon dan Adira Finance dengan pemerintah setempat diharapkan bisa menahan laju perubahan iklim dan kerusakan hutan mangrove yang terjadi, baik yang disebabkan oleh penjarahan atau alih lahan," jelas Regional Corporate Officer Danamon Region Sumatera 1, Riana Suagiat.
Dalam upaya untuk merestorasi dan melindungi kawasan mangrove, KPHL Batam dan komunitas lokal bekerja sama untuk merestorasi kawasan yang terdampak dan didukung juga dengan aparat penegak hukum meningkatkan perlindungan terhadap kawasan ini. Danamon dan Adira Finance, bersama dengan Kelompok Rumpun Bakau Indah (RBI), turut ambil bagian dalam upaya ini.
Selain melakukan penanaman mangrove, Danamon dan Adira Finance juga membangun jembatan dan posko monitoring sebagai fasilitas pemantauan dan pengamanan kawasan mangrove, terutama yang berada di dalam kawasan hutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Head of HCGA Share Service Adira Finance, Awal Diyananda, memaparkan, sebagai wujud komitmen terhadap kepedulian lingkungan yang juga bagian dariprogram sustainability financedan mendukung program pemerintah mewujudkan Indonesia Net Zero Emission (NZE), Adira Finance berkolaborasi dengan Danamon. Kerjasama dilakukan dalam rangka program dekarbonisasi yang melibatkan Gardira dan Danamoners seperti penanaman mangrove.
"Dengan kolaborasi ini diharapkan kawasan mangrove di Tanjung Piayu, Batam dapat pulih dan tumbuh menjadi lingkungan yang lestari, sehingga bisa menjadi lahan hijau yang efektif menyerap emisi karbon," ujar dia.
Mangrove tidak hanya berfungsi sebagai benteng pertahanan alami yang melindungi pulau dari ancaman kenaikan air laut, tetapi juga menjadi tempat berlindung bagi berbagai jenis hewan dan tanaman yang hidup di ekosistem pesisir.
Selain itu, keberadaan mangrove juga memiliki manfaat ekonomi yang signifikan. Pohon mangrove dapat mengurangi kerusakan akibat abrasi, membantu menjaga keberlimpahan ikan dan udang di perairan sekitar, serta menjadi daya tarik wisata alam yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
"Kolaborasi Danamon dan Adira Finance dalam pengembangan Kawasan Mangrove Tanjung Piayu, Batam adalah contoh nyata dari upaya bersama untuk menjaga ekosistem pesisir dan mengurangi efek perubahan iklim. Melalui penanaman ribuan pohon mangrove dan pembangunan fasilitas pendukung, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar dan masyarakat setempat," tambah Riana.
Dengan semangat yang tinggi dan komitmen yang kuat, Danamon dan Adira Finance membuktikan bahwa kolaborasi antar perusahaan dapat menjadi katalisator untuk perubahan positif dan keberlanjutan. Upaya ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai gerakan dalam menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!