Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Lakukan Pendampingan Siswa MAN I Medan Korban Perundungan

📅 Sabtu, 02 Des 2023, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Lakukan Pendampingan Siswa MAN I Medan Korban Perundungan Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan
Ket. Tim Dinas P3APMP2KB Kota Medan (kiri) sedang melakukan pendampingan korban perundungan seorang siswa MAN 1 Medan, Sumatra Utara.

Medan - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, melakukan pendampingan terhadap seorang siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan berinisial MH (14) yang menjadi korban perundungan ataubullying.

"Pendampingan kami lakukan mulai 27 - 30 November lalu, baik di rumah maupun sekolah. Seluruh biaya pendampingan, termasuk biaya pelayanan kesehatan ditanggung oleh Pemkot Medan," kataKepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (P3APMP2KB) Kota Medan Edliaty di Medan, Jumat

Ia mengatakan pendampingan diawali dengan melakukan kunjungan ke kediaman korban perundungan di Kecamatan Medan Amplas pada Senin (27/11). Selain ingin melihat kondisi fisik setelah menjadi korban perundungan, tim Dinas P3APMP2KB juga ingin mengetahui secara rinci kronologis kejadian.

"Besoknya pada Selasa (28/11)kami lakukan konseling psikologis oleh psikolog dari UPT PPA Dinas P3APMP2KB. Konseling ini untuk menghilangkan trauma yang dialami di rumah korban," katanya.

Keesokan harinya, pihaknya melakukan pendampingan pelayanan kesehatan di Poliklinik anak, Poli Bedah Plastik, scanning bagian kepala dan rontgen terhadap korban.

Tim Dinas P3APMP2KB Kota Medan, kata dia, juga melakukan pendampingan pemeriksaan laboratorium kesehatan terhadap korban perundungan pada30 November 2023.

"Di lab dilakukan pemeriksaan urine, darah lengkap, hepatitis B, dan ureum kreatinin. Korban juga melakukan CT Scan, rontgen, dan tindak debridement luka bakar di tangannya," tutur Edliaty.

Sebelumnya diberitakan seorang siswa MAN 1 Medan, Sumatra Utara, menjadi korban perundungan akibat diculik dan dianiaya oleh teman dan seniornya sekitar 20 orang selama lima jam di Medan pada 26 November 2023.

Setelah penganiayaan itukorban kemudian disuruh pulang ke rumah di bawah ancaman akan dibunuh apabila melaporkan kepada pihak keluarga. Namun Orang tua korban
Rahmat Dalimunte, membuat laporan ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan STTLP/B/3910/XI/2023/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.