Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korsel Luncurkan Satelit Mata-mata Pertama dengan Roket SpaceX

📅 Sabtu, 02 Des 2023, 09:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korsel Luncurkan Satelit Mata-mata Pertama dengan Roket SpaceX Doc: CNA/X/SpaceX
Ket. Satelit pengintai Seoul yang dibawa oleh salah satu roket SpaceX Falcon 9 milik Elon Musk akan lepas landas dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa AS Vandenberg di California.

SEOUL - Korea Selatan meluncurkan satelit mata-mata militer pertamanya pada Sabtu (2/12) pagi dengan roket SpaceX, kata Kementerian Pertahanan Seoul, setelah Korea Utara berhasil meluncurkan satelit mata-mata ke orbit bulan lalu.

Satelit pengintai Seoul yang dibawa oleh salah satu roket SpaceX Falcon 9 milik Elon Musk akan lepas landas dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa AS Vandenberg di California pada pukul 03.19 waktu Seoul, kata seorang pejabat Kemenhan Korsel kepada wartawan pada Jumat (1/12).

SpaceX merilis foto roket Falcon 9 yang dipasang secara vertikal di landasan peluncuran dengan huruf "KOREA" terpampang di atasnya.

Jika berhasil diluncurkan ke orbit, Korea Selatan akan memiliki satelit mata-mata pertama yang dibangun di dalam negeri untuk memantau Korea Utara yang mempunyai senjata nuklir.

Seoul berencana meluncurkan empat satelit mata-mata tambahan pada akhir 2025 untuk meningkatkan kapasitas pengintaiannya di Korea Utara.

Ditetapkan untuk mengorbit antara 400 km dan 600 km di atas bumi, satelit Seoul mampu mendeteksi objek sekecil "30 cm", menurut kantor berita Yonhap.

"Mempertimbangkan resolusi dan kapasitasnya untuk observasi Bumi… teknologi satelit kami berada di peringkat lima besar secara global," kata pejabat Kemenhan, seperti dikutip Yonhap.

Peluncuran ini dilakukan kurang dari dua minggu setelah Pyongyang berhasil menempatkan satelit mata-matanya ke orbit.

"Sampai saat ini, Korea Selatan sangat bergantung pada satelit mata-mata yang dikelola AS" dalam hal pemantauan Korea Utara, kata Choi Gi-il, profesor studi militer di Universitas Sangji kepada AFP.

Meskipun Korea Selatan "berhasil dalam peluncuran satelit komunikasi militer, dibutuhkan waktu lebih lama untuk meluncurkan satelit pengintaian karena kendala teknologi yang lebih tinggi", katanya.

Menyusul keberhasilan Korea Utara dalam meluncurkan satelit mata-matanya, Choi berkata, "pemerintah Korea Selatan perlu menunjukkan bahwa mereka juga mampu melakukan hal ini".

Para ahli mengatakan, menempatkan satelit pengintai yang berfungsi ke orbit akan meningkatkan kemampuan pengumpulan intelijen Korea Utara, khususnya di Korea Selatan, dan menyediakan data penting dalam setiap konflik militer.

Sejak peluncuran minggu lalu, Korea Utara mengklaim bahwa mata barunya di langit telah memberikan gambar situs militer utama AS dan Korea Selatan, serta foto ibu kota Italia, Roma.

Mereka belum mengungkapkan satu pun citra satelit yang diklaim mereka miliki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.