Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembangunan Rendah Karbon Ciptakan 15,3 Juta Pekerjaan Baru

📅 Senin, 27 Nov 2023, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Rendah Karbon Ciptakan 15,3 Juta Pekerjaan Baru Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/ Bappenas) menyatakan pembangunan rendah karbon untuk mewujudkan ekonomi hijau dapat menciptakan 15,3 juta pekerjaan baru.

"Pembangunan rendah karbon ini sudah diprediksi dapat menciptakan kerja baru di dalam green jobs (pekerjaan hijau) sebesar 15,3 juta sampai 2045. Ini merupakan kesempatan baik bagi kita," kata Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas Maliki dalam Indonesia's Green Jobs Conference 2023 di Jakarta, Jumat (24/11).

Karenanya, potensi pekerjaan hijau yang begitu besar dan jumlah angkatan kerja yang cukup banyak di Indonesia harus mampu dioptimalkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

Namun, peluang peningkatan pekerjaan hijau tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan, yakni sumber daya manusia (SDM) yang didominasi lulusan SMP ke bawah, ketidaksesuaian keahlian antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja, dan informasi pasar tenaga kerja juga masih belum menjadi intelijen pasar kerja yang baik.

Selain itu, pasar kerja Indonesia belum mampu merespons perubahan cepat jenis lapangan kerja, kebutuhan keahlian, struktur pendidikan serta pola budaya kerja, serta industri yang belum menerapkan prinsip berkelanjutan menyebabkan penciptaan lapangan kerja hijau belum tumbuh pesat.

"Peningkatan kapasitas SDM Indonesia sudah selayaknya harus diikuti dengan semangat keberlanjutan di dalam menjaga lingkungan yang lestari," ujar Maliki.

Karenanya, Bappenas berkomitmen memimpin dan terus mengawal perjalanan promosi pekerjaan hijau tersebut.

Pekerjaan hijau yang dimaksud beberapa di antaranya adalah inspektor bidang pertanian dan tanaman organik di bidang pertanian, green building specialist di bidang konstruksi, dan green productivity master specialist di bidang manufaktur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
LRT Jurusan JIS dan Stasiun...
Nasional
Bapanas Yakin Kenaikan GKP ...
Luar Negeri
Tiongkok Bidik Angka Harapa...
Luar Negeri
Selat Hormuz Kian Berisiko,...
Luar Negeri
Prancis Akan Menjual Gelomb...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.