Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manfaatkan Sisa Minyak 'Hotpot' sebagai Bahan Bakar Jet

📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 02:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Manfaatkan Sisa Minyak 'Hotpot' sebagai Bahan Bakar Jet Doc: AFP/Hector RETAMAL
Ket. Pengepul Minyak “Hotpot” l Seorang pengepul sedang sibuk mengumpulkan minyak bekas untuk didaur ulang dari sebuah restoran hotpot di Kota Chengdu, Tiongkok, pada 21 Oktober lalu. Diperkirakan ada 150 ribu ton minyak bekas hotpot ini dibuang oleh ratusan restoran di kota ini per tahunnya dan kini minyak bekas itu bisa didaur ulang untuk dijadikan bahan bakar penerbangan berkelanjutan.

Di sebuah restoran hotpot kelas atas di Kota Chengdu, Tiongkok, pengunjungnya memasukkan irisan daging dan sayuran ke dalam kuali kaldu pedas dan berminyak. Sebagian besar dari mereka tidak menyadari bahwa sisa makanan mereka akan digunakan kembali sebagai bahan bakar jet.

Dengan sekitar 150.000 ton minyak hotpot bekas yang dibuang oleh restoran-restoran di kota tersebut setiap tahunnya, bisnis lokal bernama Perlindungan Lingkungan Sichuan Jinshang telah menemukan peluang untuk mengolah limbah berminyak tersebut dan mengekspornya untuk diubah menjadi bahan bakar pesawat terbang.

"Sejak perusahaan ini didirikan pada tahun 2017, keseluruhan volume minyak hotpot bekas yang kami terima terus meningkat dari tahun ke tahun," kata Ye Bin, manajer umum perusahaan tersebut, kepada AFP. "Motto kami adalah biarkan minyak sisa membumbung tinggi ke angkasa," imbuh dia.

Ye mengatakan perusahaannya kini memproduksi hingga 150.000 ton minyak kelas industri setiap tahunnya dari kombinasi restoran hotpot dan restoran lain di Chengdu, termasuk dari gerai KFC.

Pada malam-malam biasa, pengepul minyak sisa yang disewa oleh perusahaan Jinshang mengunjungi ratusan restoran ini di sekitar kota metropolitan barat daya. Prosesnya dimulai tepat setelah pelanggan pulang, dengan para pramusaji mengosongkan kaldu hotpot yang sangat kental ke dalam filter khusus yang memisahkan minyak dari air.

Dengan mengenakan celemek tebal dan sarung tangan karet sepanjang siku, para pengepul ini kemudian datang untuk mengambil jerigen minyak berwarna merah tersebut.

"Ini pekerjaan yang lumayan bagus. Saya bisa santai bermain mahjong di siang hari dan bekerja di malam hari," kata seorang pengepul bernama Zheng kepada AFP sambil mengemasi minivan dengan wadah berisi minyak kental sisa yang berbau menyengat.

Minyak kental sisa tersebut kemudian diangkut ke kawasan bisnis di pinggiran kota tempat pabrik Jinshang yang amat bersih bermarkas. Satu-satunya jejak minyak sisa yang ada hanyalah aroma samar hotpot di dermaga bongkar muat dan noda berwarna oranye di bagian bawah beberapa peralatan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Minyak tersebut disalurkan ke dalam tong besar dan menjalani proses pemurnian yang menghilangkan sisa air dan kotoran, sehingga menghasilkan minyak bahan bakar kelas industri yang jernih dan berwarna kuning.

Bahan bakar tersebut diekspor ke klien yang sebagian besar berbasis di Eropa, Amerika Serikat, dan Singapura, yang kemudian memprosesnya lebih lanjut untuk menghasilkan apa yang oleh orang dalam industri disebut sebagai bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF).

SAF sangat penting untuk melakukan dekarbonisasi pada sektor penerbangan, yang bertanggung jawab atas 2 persen emisi CO2 terkait energi global pada tahun 2022, menurut Badan Energi Internasional.

Namun bahan bakar tersebut masih belum digunakan secara luas karena jumlahnya kurang dari 0,1 persen dari seluruh bahan bakar penerbangan yang dikonsumsi dan juga karena biaya pemrosesan dan jumlah pemasok yang relatif sedikit.

Asosiasi Transportasi Udara Internasional memperkirakan penerapan teknologi ini secara luas dapat berkontribusi sekitar 65 persen terhadap pengurangan emisi yang dibutuhkan oleh sektor penerbangan untuk mencapai net-zero pada tahun 2050.

Jinshang sendiri memiliki rencana untuk segera memperluas fasilitas produksi SAF miliknya, menggunakan peralatan dari perusahaan AS Honeywell yang sanggup memproduksi 300.000 ton bahan bakar penerbangan berkelanjutan per tahunnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

28 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.