Art Jakarta 2023 Sukses Digelar, Tampilkan 68 Galeri Seni Lintas Negara
📅 Selasa, 21 Nov 2023, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis"Komitmen kami dalam dunia seni rupa tercermin dari konsistensi penyelenggaraan UOB Painting of the Year yang sudah memasuki tahun ke-42 di tingkat regional dan tahun ke-13 untuk Indonesia. Kami juga mengapresiasi kerja sama dengan Art Jakarta di enam tahun kemitraan yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem seni rupa dari hulu ke hilir. Hal ini menciptakan pengalaman yang berkesan bagi seniman, para pecinta seni, dan masyarakat, untuk saling berinteraksi, membuka dialog seni, dan memperkaya kehidupan berseni rupa," tuturnya.
Sementara itu, Treasury, aplikasi perdagangan emas fisik secara digital, memamerkan karya pemenang Treasury Art Prize 2023, Eldwin Pradipta, yang mengilustrasikan paralelisme antara investasi emas dan dunia seni rupa, berjudul Is "This Artwork" in the Room with Us Right Now?.
Ada pula SUPERLIVE yang menyajikan karya tiga pemenang kompetisi SUPERMUSICSUPERSTAR dalam sebuah instalasi multimedia bertema "Reconstruction The Deconstruction" untuk menyoroti proses kreatif seniman.
PRESENTASI
Sebaiknya Anda baca juga:
Gelaran Art Jakarta tahun ini mencakup proyek-proyek seru oleh lebih banyak Mitra yang berkolaborasi dengan sebagian dari bakat-bakat paling kreatif di ranah seni rupa. Bibit menyajikan karya Memory Mirror Palace oleh Syagini Ratna Wulan (Indonesia), sebuah pengembangan dari Lost Verses yang ditampilkan di Indonesia Pavilion di Venice Biennale 2019 dan untuk pertama kalinya dipamerkan untuk umum di Indonesia.
Walaupun relatif baru dalam hal keterlibatan dengan seni rupa, Bibit telah menjadi pendukung seniman yang gigih. Platform investasi pemenang penghargaan ini memiliki keyakinan besar tentang pemberdayaan individu. Olivia Budiono, Product Marketing Lead dari Bibit, berujar, "Di Bibit kami sangat percaya bahwa pemberdayaan finansial ada dalam jangkauan semua orang. Platform khusus investasi yang kami miliki dirancang untuk membantu individu mengambil kendali akan kekayaannya dan mengejar aspirasinya. Dengan Bibit, kami bukan sekadar platform investasi; kami menawarkan peluang unik bagi Anda untuk membentuk kehidupan yang diinginkan. Dengan mempercayakan perjalanan finansial Anda kepada kami, Anda mengawali langkah yang memberdayakan diri untuk mewujudkan impian dan aspirasi. Potensi finansial Anda adalah prioritas kami."
Sesungguhnya, irisan seni rupa dengan perekonomian bukan hanya tentang investasi pribadi. Deputi Bidang Pemasaran dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Made Ayu Marthini, mengungkapkan, "Kemenparekraf berupaya mendorong geliat acara ekonomi kreatif yang memberikan nilai tambah pada devisa negara. Kami meyakini Art Jakarta memainkan peranan penting dalam memberikan kontribusi besar untuk perekonomian negara. Kami mengapresiasi keberlangsungan Art Jakarta sebagai pameran skala internasional di Indonesia yang perlu dipertahankan untuk memperkuat posisi Indonesia di ekosistem seni rupa dunia."
Sebaiknya Anda baca juga:
Selanjutnya, presentasi istimewa juga dipersembahkan iForte, yang konsisten mewujudkan potensi teknologi dalam penciptaan karya. Kali ini, iForte menyajikan sebuah instalasi proyeksi visual digital yang digerakkan oleh data, berjudul NOC// Turne karya Jeffi Manzani (Indonesia).
TACO, brand kepercayaan dalam solusi interior, berkolaborasi dengan Park Jihyun (Korea Selatan) untuk memajang Thomson 6.1944 S 106.8229 E, sebuah Edisi Khusus dari Thomson Series karya sang seniman, yang menggubah narasi baru untuk barang habis pakai dalam kombinasinya dengan produk-produk TACO.
Sementara itu, Blue Label mengusung karya IN/TOUNGE/IBLE oleh Rebellionik (Indonesia), yang akan membangkitkan pengalaman indra yang istimewa dalam sebuah instalasi.
Terakhir, MINI, bekerja sama dengan Syaiful Garibaldi (Indonesia), memamerkan MINI x Syaiful Garibaldi, konsep mobil seni yang mengangkat harmoni alam, kamuflase, dan adaptasi mimikri, dengan memanfaatkan Tillandsia usneoides.
Dua presentasi istimewa lainnya ditampilkan dalam AJX, prakarsa kolaboratif antara Art Jakarta dan institusi atau perusahaan swasta untuk menyajikan koleksi karya di hadapan publik luas di Art Jakarta. Tahun ini, AJX menyajikan ASEAN-Korea Partnership Project for Innovative Culture (PIC), yang memamerkan karya dari seniman ASEAN-Korea melalui koleksi galeri-galeri ASEAN-Korea, dalam rangka menyampaikan gambaran tentang pemetaan dan hubungan di dunia seni rupa ASEAN-Korea. Hadir pula pameran "Vice Versa" yang menampilkan potret-potret seniman Indonesia oleh Indra Leonardi, yang diambil selama bertahun-tahun, beserta respons para seniman dalam spirit kolaboratif terhadap karya potret tersebut, mengilaskan persahabatan dan relasi kreatif mereka.
PROGRAM
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!