Paus Fransiskus Kembali Serukan untuk Mengakhiri Konflik di Gaza

Selasa, 14 Nov 2023, 00:00 WIB

VATIKAN - Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus, pada Minggu (13/11), menegaskan kembali permohonannya untuk mengakhiri permusuhan antara Israel dan Palestina, dan menyerukan bantuan kemanusiaan lebih banyak untuk Gaza.

"Cukup, cukup saudara-saudara, cukup," kata Paus Fransiskus, seraya menambahkan korban luka di Jalur Gaza perlu segera dirawat dan terjaminnya perlindungan warga sipil. Dia juga mengatakan sandera yang ditahan oleh Hamas harus dibebaskan.

Ket. Foto: Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus memanjatkan doa untuk para migran dan pengungsi, di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, beberapa waktu lalu. — Sumber: FILIPPO MONTEFORTE / AFP

Dikutip dari The Straits Times, berbicara dihadapan orang banyak di Lapangan Santo Petrus setelah doa Angelus mingguannya, Paus mengatakan senjata tidak akan pernah membawa perdamaian dan konflik tidak boleh meluas.

"Saya dekat dengan semua orang yang menderita, warga Palestina dan Israel," kata Paus seraya menambahkan dia berdoa untuk mereka.

Israel mengatakan pada Minggu bahwa pihaknya siap untuk mengevakuasi bayi-bayi dari rumah sakit terbesar di Gaza, namun para pejabat Palestina mengatakan orang-orang di dalamnya masih terjebak ketika pertempuran sengit berkecamuk di dekatnya.

Sangat sedikit bantuan yang masuk ke Gaza sejak Israel menyatakan perang terhadap Hamas lebih dari sebulan yang lalu setelah para militan mengamuk di Israel selatan, dengan Israel menyebutkan itu telah menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 200 orang.

Koridor Kemanusiaan

Paus telah menyerukan pembentukan koridor kemanusiaan dan mengatakan solusi dua negara diperlukan untuk mengakhiri konflik Israel-Hamas.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan kemungkinan adanya kesepakatan dengan Hamas Palestina untuk pembebasan warga Israel yang disandera di Jalur Gaza.

"Saya kira semakin sedikit saya katakan soal ini, semakin besar peluang saya untuk mewujudkannya," kata Netanyahu kepada jaringan televisi Amerika, NBC News, pada Minggu (12/11).

Netanyahu mengaku "tahu banyak" tentang keberadaan semua sandera, tetapi menolak menjelaskan lebih jauh. "Kami tahu banyak, tetapi saya tidak akan membahas lebih dari itu," kata dia.

Netanyahu mengatakan perjanjian apa pun yang akan dicapai dengan Hamas adalah hasil dari tekanan militer Israel.

"Itulah satu-satunya hal yang bisa menciptakan kesepakatan, jika kesepakatan itu ada. Ya, kami akan membicarakan hal itu ketika sudah ada. Kami akan mengumumkannya jika hal itu bisa dicapai," kata Netanyahu.

Mengenai masa depan pemerintahan di Gaza pascakonflik, Netanyahu menyebutkan perubahan otoritas mungkin diperlukan. Namun, dia tidak menjelaskan bentuk pemerintahan baru apa yang akan diberlakukan.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.